KUKAR: Tiga siswa SMP Negeri 2 Tenggarong berhasil mengukir prestasi dengan lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Mereka akan mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara pada ajang bergengsi tersebut di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Adapun ketiga siswa yang berhasil lolos yakni Khairani Wafa Ufayroh dan Rahma Amanda Desyani pada bidang Matematika, serta Muhammad Nur Azmi pada bidang IPS.
Kepala SMP Negeri 2 Tenggarong, Yunus, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara rutin melalui kegiatan ekstrakurikuler science yang telah berjalan di sekolah.
“Persiapannya memang sudah kami lakukan sejak awal. Di SMPN 2 ada ekstrakurikuler science yang fokus pada tiga bidang, yaitu IPA, IPS, dan Matematika. Setiap pekan anak-anak mendapatkan pendampingan, termasuk latihan menyelesaikan soal-soal olimpiade,” ungkap Yunus Rabu (1/7/2026).
Menurut Yunus, dua dari tiga siswa yang lolos merupakan peserta baru yang saat ini naik ke kelas VIII. Meski demikian, pihak sekolah tetap optimistis mereka mampu bersaing di tingkat provinsi berkat pembinaan yang konsisten.
Ia menjelaskan, pelaksanaan OSN tingkat provinsi tahun ini akan digelar secara daring pada awal Juli. Sebelum kompetisi dimulai, peserta akan mengikuti simulasi pada 3 Juli dengan sistem pengawasan ketat menggunakan kamera layaknya pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Untuk lokasi pelaksanaan, kata Yunus, masih menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, apakah dilaksanakan di sekolah masing-masing atau dipusatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten.
“Kami sudah siap jika dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan karena fasilitas pendukung pembelajaran daring sudah memadai. Namun, kami tetap menunggu kebijakan dari provinsi,” katanya.
Yunus mengaku optimistis anak didiknya mampu memberikan hasil terbaik. Menurutnya, karakter soal OSN saat ini lebih menuntut kemampuan berpikir kreatif sehingga program literasi yang selama ini dijalankan sekolah menjadi bekal penting bagi para peserta.
“Kami selalu optimistis. Yang terpenting sekarang adalah mental anak. Soal-soal sekarang lebih memantik kreativitas berpikir, sehingga program literasi yang kami jalankan di sekolah mudah-mudahan menjadi modal mereka,” tuturnya.
Ia pun berpesan kepada para peserta agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan mental sebelum bertanding.
“Yang paling utama siapkan mental, karena bisa saja nanti peserta dikumpulkan di satu tempat. Selain itu, jaga kesehatan agar bisa tampil maksimal. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan bisa lolos hingga tingkat nasional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Heriansyah, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tiga siswa SMPN 2 Tenggarong menembus OSN tingkat provinsi.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam membina peserta didik.
“Selamat dan sukses kepada siswa-siswi yang telah lolos OSN Tingkat Provinsi Tahun 2026. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah maupun Kabupaten Kutai Kartanegara di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Heriansyah.
Ia berharap para peserta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga dapat melaju ke tingkat nasional dan membawa prestasi membanggakan bagi Kukar. (and)

















