Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Hak Angket Kembali Disuarakan, Mahasiswa Kaltim Bersiap Gelar Aksi 214 Jilid III

221
×

Hak Angket Kembali Disuarakan, Mahasiswa Kaltim Bersiap Gelar Aksi 214 Jilid III

Share this article
Suasana aksi demonstrasi mahasiswa bersama masyarakat Kalimantan Timur di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur pada aksi sebelumnya. (Dok. Presiden Mahasiswa BEM Unikarta, Zulkarnain)
Suasana aksi demonstrasi mahasiswa bersama masyarakat Kalimantan Timur di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur pada aksi sebelumnya. (Dok. Presiden Mahasiswa BEM Unikarta, Zulkarnain)
Example 468x60

KUKAR: Gelombang aksi mahasiswa di Kalimantan Timur kembali berlanjut. Setelah dua kali menggelar aksi serupa, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi bersama sejumlah elemen masyarakat kembali menyerukan Aksi 214 Jilid III yang akan dipusatkan di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (10/6/2026).

Aksi tersebut bertujuan mendesak DPRD Kaltim menggunakan hak angket sebagai bentuk pengawasan terhadap kebijakan pemerintah provinsi.

Presiden Mahasiswa BEM Unikarta, Zulkarnain, mengatakan pihaknya tetap konsisten mengawal perjuangan yang telah dilakukan sejak Aksi 214 Jilid I hingga Jilid II.

“Kami tetap konsisten dan punya komitmen untuk mengawal perjuangan ini sampai memperoleh hasil yang diharapkan. Teman-teman sudah berjuang sejak jilid pertama dan jilid kedua, sehingga pada aksi jilid ketiga ini kami ingin memastikan perjuangan tersebut terus berlanjut,” ujarnya, saat di hubungi, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, tuntutan yang dibawa dalam aksi kali ini masih sama seperti sebelumnya, yakni mendorong DPRD Kalimantan Timur menggunakan hak angket.

“Fokus utama yang dibawa teman-teman tetap hak angket. Hak angket merupakan hak DPRD untuk melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah provinsi. Jadi secara garis besar tuntutan yang dibawa masih sama seperti aksi-aksi sebelumnya,” katanya.

Untuk aksi jilid ketiga ini, BEM Unikarta memperkirakan akan mengirimkan sekitar 20 hingga 30 mahasiswa. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan aksi sebelumnya yang mampu melibatkan hingga 60 peserta.

Menurut Zulkarnain, berkurangnya jumlah peserta disebabkan sejumlah mahasiswa tengah mengikuti agenda kaderisasi dan kegiatan organisasi yang berlangsung bersamaan dengan jadwal aksi.

“Atmosfer aksi jilid ketiga memang sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. Sebagian mahasiswa sedang mengikuti kegiatan kaderisasi tingkat lanjut sehingga jumlah massa yang berangkat dari Unikarta tidak sebanyak aksi sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait keterlibatan masyarakat, hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai jumlah warga yang akan ikut bergabung dalam aksi tersebut. Meski demikian, mahasiswa telah menyampaikan seruan terbuka agar masyarakat Kukar turut hadir dan membersamai perjuangan yang dibawa mahasiswa.

“Kami sudah mengajak masyarakat, khususnya masyarakat Kukar dan Tenggarong, untuk ikut membersamai aksi ini. Namun sampai hari ini belum ada konfirmasi terkait keterlibatan masyarakat secara umum,” katanya.

Zulkarnain berharap masyarakat dapat turut ambil bagian dalam menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan bersama.

“Kami berharap masyarakat bisa ikut andil dalam memperjuangkan dan menyuarakan keresahan yang dirasakan bersama. Apa yang dibawa dan disuarakan mahasiswa hari ini pada dasarnya menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga berharap DPRD Kalimantan Timur sebagai representasi rakyat dapat mendengarkan dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

“Target perhatian kami memang DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai perwakilan rakyat, DPRD harus mampu mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kami berharap apa yang menjadi tuntutan dan keinginan rakyat dapat direspons dengan baik demi kepentingan bersama,” pungkasnya. (*van)

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *