Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Uji Coba Penutupan U-Turn di Agung Tunggal, DPRD Balikpapan Beri Dukungan

129
×

Uji Coba Penutupan U-Turn di Agung Tunggal, DPRD Balikpapan Beri Dukungan

Share this article
575d8748 7312 4572 bfbe 46526f0cfbc4
Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Upaya mengurai kemacetan di Kota Balikpapan terus dilakukan. Salah satunya melalui rekayasa lalu lintas berupa penutupan putaran balik (U-turn) di kawasan Jalan Agung Tunggal yang saat ini masih dalam tahap uji coba.

Langkah yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) ini mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai solusi realistis untuk mengatasi kepadatan kendaraan di titik rawan.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup akses U-turn di seberang jalan menuju kawasan Agung Tunggal menggunakan pembatas berupa beton blok dan water barrier. Uji coba ini berlangsung selama tujuh hari sebagai tahap sosialisasi kepada masyarakat.

Pembatas dipasang di sepanjang ruas jalan, mulai dari depan Gramedia hingga kawasan Kedai Kopi Bubur Nikmat. Sementara itu, pengendara yang ingin berputar diarahkan ke titik alternatif, yakni di depan The Harvest dan kawasan Bukit Damai Indah.

“Apakah dengan penutupan dan pengalihan jalur ini masih terjadi kemacetan atau justru lebih lancar. Kita liat kedepan,” ujar Halili, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas seperti ini perlu didukung bersama, namun tetap harus melalui evaluasi menyeluruh berdasarkan kondisi di lapangan. Ia menegaskan bahwa masyarakat pada dasarnya menginginkan arus lalu lintas yang lancar dan aman.

“Masyarakat tentu ingin semua jalan lancar, tapi memang ada titik-titik tertentu yang menjadi simpul kemacetan,” katanya.

Halili juga membuka peluang agar kebijakan tersebut ditetapkan secara permanen apabila terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan kendaraan. “Tidak menutup kemungkinan bisa diterapkan secara permanen, kalau hasil evaluasi menunjukkan dampak positif,” tambahnya.

Selain itu, ia mendorong Dishub untuk melengkapi rekayasa lalu lintas dengan infrastruktur pendukung, seperti pemasangan lampu lalu lintas di persimpangan menuju kawasan BJBJ.

Menurutnya, kombinasi antara rekayasa arus kendaraan dan fasilitas pendukung menjadi kunci, dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib dan berkelanjutan.

DPRD Balikpapan akan terus memantau pelaksanaan uji coba ini serta mendorong koordinasi antarinstansi agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pendekatan bertahap melalui uji coba dan evaluasi, penataan lalu lintas di Balikpapan diharapkan semakin efektif dalam mengurai kemacetan di berbagai titik rawan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *