Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Kelurahan GSB Bangun Fondasi Kelurahan Berbasis Data Digital

276
×

Kelurahan GSB Bangun Fondasi Kelurahan Berbasis Data Digital

Share this article
Lurah GSB, Yulita Kusuma Lestari. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com).
Lurah GSB, Yulita Kusuma Lestari. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com).
Example 468x60

BALIKPAPAN: Dari tingkat kelurahan, inovasi mulai tumbuh Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Kecamatan Balikpapan Utara, kini membangun fondasi menuju kelurahan cerdas berbasis data digital.

Lurah GSB, Yulita Kusuma Lestari, mengatakan digitalisasi kependudukan menjadi langkah strategis, untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus transparansi informasi.

“Kami publikasikan semua informasi kelurahan melalui media digital seperti website dan Instagram. Nantinya seluruh data bisa diakses masyarakat di sana,” ujarnya, pada hari Rabu, 25 Maret 2026.

Tahap awal yang telah berjalan adalah publikasi peta wilayah berbasis RT. Melalui website resmi kelurahan, masyarakat dapat mengakses pembagian wilayah secara detail, membuka akses informasi yang sebelumnya terbatas.

Namun, langkah ini tidak berhenti di visualisasi wilayah. GSB juga mulai mengubah pola kerja administratif, khususnya pada kader PKK. Jika sebelumnya pelaporan dilakukan secara manual, kini beralih ke sistem digital menggunakan Google Form.

Perubahan ini dinilai mampu memangkas proses administrasi sekaligus mempermudah penginputan data di lapangan. “Pendataan sekarang masih berjalan, terutama untuk kebutuhan PKK. Banyak indikator yang harus diinput, dan ini memudahkan kader,” jelas Yulita.

Menariknya, sistem ini dibangun dengan pendekatan kolaboratif. Kader PKK berperan sebagai pengumpul data langsung dari masyarakat, sementara pihak kelurahan bertugas mengolah dan menyajikan data dalam bentuk yang lebih informatif di platform digital.

Sinergi ini menjadi kunci, karena tidak semua kader memiliki kemampuan teknis dalam pengolahan data digital. “PKK mengumpulkan data, kami yang bantu mengolah dan menampilkan. Jadi ini kerja bersama,” tambahnya.

Ke depan, digitalisasi ini juga diarahkan untuk menyentuh layanan publik secara langsung. Meski masih dalam tahap awal dan menunggu proses perizinan dari instansi terkait, langkah ini diyakini akan mempermudah akses layanan bagi warga.

Apalagi, karakteristik masyarakat GSB yang banyak tinggal di kawasan perumahan dengan mobilitas tinggi membuat layanan berbasis digital menjadi kebutuhan.

Lebih jauh, pengembangan ini juga diharapkan mendukung program Satu Data Kota Balikpapan serta menjadi kelanjutan dari predikat GSB sebagai kelurahan berbasis statistik atau Desa Cinta Statistik.

Dengan data yang terkelola baik, pemerintah kelurahan tak hanya memiliki arsip, tetapi juga alat analisis untuk menentukan arah pembangunan.

“Harapannya, data ini tidak berhenti sebagai pendataan saja, tapi bisa dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” tutup Yulita.

Langkah kecil dari tingkat kelurahan ini menjadi gambaran bahwa masa depan tata kelola pemerintahan berbasis data bukan lagi wacana, melainkan sudah mulai dibangun dari lingkungan terdekat masyarakat. (las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *