Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Wahyullah Bandung : Balikpapan Berpeluang Jadi Simpul Transportasi IKN

187
×

Wahyullah Bandung : Balikpapan Berpeluang Jadi Simpul Transportasi IKN

Share this article
5c4a4c59 d3f5 4338 a99c d6bc859e3054
Anggota DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Integrasi transportasi yang terus dikembangkan di Kota Balikpapan dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi kota ini sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Anggota DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan pengembangan layanan transportasi dan integrasi antar moda di Balikpapan, memberikan dampak positif bagi peningkatan konektivitas kawasan, terutama dengan wilayah Ibu Kota Nusantara.

Menurutnya, keberadaan layanan transportasi seperti Balikpapan City Trans (Bacitra) menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung konektivitas menuju IKN.

“Balikpapan diuntungkan dengan adanya peningkatan kualitas layanan transportasi ini. Integrasi antar moda dengan IKN menjadi hal penting karena Balikpapan merupakan beranda bagi kawasan ibu kota baru,” ujarnya, pada hari Rabu, 11 Maret 2026.

Selain peningkatan transportasi, Wahyullah juga menyoroti potensi pemanfaatan kembali kawasan bandara lama di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan menilai area tersebut dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk sebagai pusat kegiatan UMKM hingga museum kota.

“Harapannya bandara lama bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, seperti ruang bagi UMKM. Bahkan dalam bayangan saya bisa juga dikembangkan menjadi museum kota,” katanya.

Saat ini layanan Bacitra di Balikpapan didukung oleh sekitar 24 armada bus yang melayani masyarakat di berbagai rute. Ke depan, Wahyullah berharap armada tersebut dapat bertransformasi menjadi kendaraan berbasis energi listrik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Harapannya ketika nanti diserahkan kepada pemerintah kota, armada Bacitra bisa beralih menjadi bus listrik sehingga penggunaan bahan bakar yang tidak terbarukan dapat dikurangi,” jelasnya.

Selain pengembangan bus, pemerintah kota juga disebut tengah merancang moda transportasi baru untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Ia mengatakan jika Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Fadli Fathurrahman, sebelumnya menyampaikan rencana pengembangan transportasi massal berupa sistem kereta perkotaan di Balikpapan.

Wahyullah berharap rencana tersebut dapat terealisasi sehingga menjadi alternatif transportasi massal yang mampu mengurangi kepadatan lalu lintas. “Mudah-mudahan rencana transportasi kereta perkotaan ini bisa menjadi sarana angkutan umum massal di Balikpapan,” ujarnya.

Ia menilai penguatan berbagai moda transportasi tersebut akan semakin mempertegas posisi Balikpapan sebagai kota penyangga sekaligus pintu gerbang utama menuju IKN.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *