Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Dorong Pendidikan Daur Ulang Sampah Sejak Dini di Sekolah

291
×

Disdikbud Kukar Dorong Pendidikan Daur Ulang Sampah Sejak Dini di Sekolah

Share this article
Kepala Dinas Disdikbud Kukar, Heriansyah, Saat melihat hasil karya daur ulang yang dipamerkan. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Kepala Dinas Disdikbud Kukar, Heriansyah, Saat melihat hasil karya daur ulang yang dipamerkan. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini kepada para pelajar di Kukar.

Hal itu disampaikannya Kepala Dinas Disdikbud Kukar, Heriansyah, usai menghadiri pembukaan pameran dan workshop kerajinan daur ulang di Tangga Arung Square Tenggarong, Selasa (10/3/2026).

Menurut Heriansyah, melalui kolaborasi antara EO Sinar Intan dan Dinas Pendidikan, kegiatan tersebut melibatkan pelajar mulai dari PAUD, SD hingga SMP untuk belajar mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Melalui kegiatan ini anak-anak kita diajarkan bagaimana sampah yang tadinya tidak memiliki nilai ekonomis bisa diolah menjadi barang yang bernilai. Ini penting agar mereka memahami bahwa sampah juga bisa menjadi peluang,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya edukasi pengelolaan sampah harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa. Ia menilai persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa sampah adalah masalah bersama yang harus kita tangani bersama. Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan harus diajarkan sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional sehingga diharapkan dapat sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya kreativitas anak-anak serta membuka peluang ekonomi baru melalui kerajinan berbahan daur ulang.

Disdikbud Kukar juga melibatkan para kepala sekolah dalam kegiatan tersebut agar ke depan program serupa dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Harapannya guru-guru bisa membimbing anak-anak untuk berpikir kreatif sejak dini. Dari kegiatan kecil seperti ini, kita ingin nantinya muncul wirausaha-wirausaha muda di Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Di sisi lain, Heriansyah menilai penguatan edukasi pengelolaan sampah di sekolah juga menjadi bagian dari upaya daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung target Kabupaten Kukar untuk kembali meraih penghargaan Adipura. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *