Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

DPRD Sambut Dukungan APBN untuk Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur

157
×

DPRD Sambut Dukungan APBN untuk Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur

Share this article
f99f65eb de56 498a 86df 279a60182a76
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Rencana revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN. DPRD Kota Balikpapan menyambut baik langkah tersebut, karena dinilai dapat mempercepat pembangunan kembali pasar yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan dukungan anggaran tersebut merupakan hasil komunikasi pemerintah kota dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Menurutnya, sebelumnya Wali Kota Rahmad Mas’ud telah berkunjung ke kementerian tersebut untuk meminta dukungan, agar revitalisasi Pasar Inpres dapat segera direalisasikan dengan fasilitas yang lebih baik.

“Harapannya pasar yang sempat terdampak kebakaran bisa ditata kembali dengan lebih baik dan dapat memfasilitasi para pelaku UMKM di Balikpapan,” ujarnya, pada hari Minggu, 8 Maret 2026.

Yono menilai revitalisasi pasar tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki fasilitas perdagangan, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi lokal. Pasar Inpres Kebun Sayur diharapkan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas UMKM, sekaligus destinasi wisata belanja di kota ini.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi menjadi lokasi penjualan produk khas daerah, termasuk toko suvenir yang dapat menarik wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan.

“Selain menjadi pusat perdagangan, pasar ini juga diharapkan menjadi tempat wisata belanja yang menampilkan produk UMKM dan suvenir khas Balikpapan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan pasar juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas perdagangan dan pariwisata.

Terkait pendanaan pembangunan, Yono menyebut terdapat tiga sumber yang dapat dimanfaatkan, yakni dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah daerah.

Namun, keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi membuat pemerintah kota perlu mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat agar proyek revitalisasi dapat segera berjalan.

“Kita tahu saat ini banyak pemangkasan anggaran di daerah, sehingga kemampuan kota terbatas. Karena itu pemerintah kota mengajukan dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan bisa segera dilaksanakan,” katanya.

DPRD berharap revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur dapat segera terealisasi sehingga kawasan tersebut kembali menjadi pusat ekonomi rakyat sekaligus ruang bagi perkembangan UMKM di Kota Balikpapan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *