Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Wali Kota Balikpapan Tekankan Konsistensi Ibadah dan Kepedulian Usai Ramadan

143
×

Wali Kota Balikpapan Tekankan Konsistensi Ibadah dan Kepedulian Usai Ramadan

Share this article
3ee28032 7885 424b b56e a2d13a1ece3b
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud saat menggelar Halal Bihalal yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada hari Minggu, 22 Maret 2026.(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Berakhirnya Ramadan 1447 Hijriah bukanlah garis akhir, melainkan titik awal bagi masyarakat, untuk menjaga konsistensi ibadah dan kepedulian sosial. Pesan ini disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, usai melewati bulan suci yang menurutnya berlangsung dengan penuh keberkahan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, Ramadan kita jalani seperti biasa, sebagai bulan yang suci dan penuh berkah,” ujarnya, disela-sela Halal Bihalal yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada hari Minggu, 22 Maret 2026.

Namun, Rahmad menekankan bahwa esensi Ramadan tidak berhenti pada ibadah selama sebulan penuh. Justru, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menjaga kebiasaan baik tersebut tetap hidup dalam keseharian.

Ia mengajak umat Muslim untuk terus mempertahankan kualitas ibadah, memperbanyak amal, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, meski Ramadan telah berlalu.

“Ramadan bukan hanya satu bulan. Apa yang sudah kita lakukan harus terus berlanjut di hari-hari berikutnya,” katanya.

Lebih jauh, Rahmad menyoroti pentingnya menjadikan nilai Ramadan sebagai landasan dalam kehidupan sosial. Ia mendorong masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, seperti membantu keluarga kurang mampu, memperbanyak sedekah, serta menjaga solidaritas di tengah masyarakat.

Dalam suasana pasca Idulfitri, Pemerintah Kota Balikpapan juga tetap menggelar halal bihalal sebagai wadah mempererat hubungan antara pemimpin dan warga. Meski tahun ini dilaksanakan secara sederhana mengikuti arahan pemerintah pusat, antusiasme masyarakat tetap tinggi.

Kegiatan yang sebelumnya kerap dipusatkan di BSCC Dome kini dikemas lebih sederhana, namun tetap membuka ruang pertemuan langsung antara warga dan pemerintah.

“Kesederhanaan tidak mengurangi makna. Justru ini menjadi momen penting untuk bertemu dan mempererat silaturahmi,” jelas Rahmad.

Ia menilai, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga jembatan komunikasi yang memperkuat kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

Di akhir, Rahmad berharap Ramadan tahun ini meninggalkan jejak positif yang nyata membentuk pribadi yang lebih baik, peduli, dan mampu menjaga harmoni sosial di tengah kehidupan masyarakat Balikpapan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *