Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPANHeadline

Wali Kota Balikpapan: Jangan Panic Buying BBM, Stok Aman Selama Ramadan

185
×

Wali Kota Balikpapan: Jangan Panic Buying BBM, Stok Aman Selama Ramadan

Share this article
f8d33dc5 0c8e 4494 b97e 09f93edfe121
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah kekhawatiran dampak konflik di Timur Tengah terhadap pasokan energi dunia.

Menurut Rahmad, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Balikpapan belakangan ini tidak perlu terjadi, karena pemerintah telah memastikan ketersediaan BBM tetap aman.

“Saya mengimbau masyarakat tidak perlu panic buying. Pemerintah melalui kementerian sudah memastikan pasokan BBM aman,” ujarnya, pada hari Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, meskipun sebagian besar produksi minyak dunia berasal dari kawasan Timur Tengah, distribusi BBM di Indonesia telah diatur oleh pemerintah pusat dengan sistem kuota yang jelas untuk setiap daerah.

Rahmad menilai kepanikan masyarakat justru dapat mempercepat habisnya stok yang sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam periode tertentu.

“Misalnya dalam satu bulan ada kuota tertentu. Kalau biasanya konsumsi harian sekian, lalu masyarakat membeli secara berbondong-bondong, maka stok yang seharusnya cukup sebulan bisa cepat habis,” jelasnya.

Ia meminta jajaran pemerintah daerah turut membantu menyosialisasikan informasi tersebut kepada masyarakat. Rahmad bahkan meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Balikpapan ikut menyebarkan imbauan melalui media sosial agar masyarakat tetap tenang.

Selain BBM, Rahmad juga memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di kota tersebut dalam kondisi aman. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Perum Bulog, stok beras dipastikan mencukupi hingga sekitar pertengahan tahun. “Stok beras Bulog aman sampai sekitar bulan Juni, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Ia menambahkan, fenomena panic buying tidak hanya berpotensi terjadi pada BBM, tetapi juga pada kebutuhan pokok lain seperti sembako dan gas elpiji jika masyarakat membeli secara berlebihan.

Oleh karena itu, Rahmad mengajak masyarakat berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, sehingga tidak terjadi antrean panjang untuk BBM maupun bahan pokok selama Ramadan.
“Saya yakin pemerintah sudah memikirkan semua ini untuk menjaga keamanan energi dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Rahmad berharap masyarakat dapat menjaga ketenangan dan kebersamaan selama bulan suci Ramadan. Ikhtiar dan kerja semua yang dilakukan menjadi nilai ibadah di bulan penuh berkah ini. “Kita juga berdoa agar bangsa kita tetap utuh di bawah naungan NKRI, serta Kalimantan Timur dan Balikpapan dapat terus kita jaga bersama. Itu yang kita harapkan,” ungkapnya.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *