KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara serah terima memori jabatan Bupati Kukar di halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Senin (30/6/2025). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa tugas Bupati Edi Damansyah dan secara resmi mengawali kepemimpinan Bupati terpilih, dr. Aulia Rahman Basri, didampingi Wakil Bupati H. Rendi Solihin.
Acara yang dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat daerah ini menjadi momen bersejarah sekaligus penghormatan atas dedikasi Edi Damansyah selama memimpin Kutai Kartanegara.
Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi mendalam atas sosok Edi Damansyah yang dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki gaya kepemimpinan yang sederhana namun tegas.
“Pak Edi adalah inspirasi kepemimpinan bagi kami semua. Beliau memimpin dengan senyap namun penuh ketegasan, selalu hadir di tengah rakyat, turun langsung ke lapangan, serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara nyata,” ungkap Aulia.
Sejak tahun 2011, jejak kepemimpinan Bupati Edi Damansyah menjadi panutan dan teladan yang diikuti. Melalui prinsip “Kukar Idaman,” beliau telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Kutai Kartanegara yang inovatif, berdaya saing, dan mandiri. Bupati Aulia menegaskan bahwa visi tersebut akan diteruskan dan dikembangkan melalui program “Kukar Idaman Terbaik.”
“Software-nya adalah Bapak Edi Damansyah, dan hardware-nya adalah kami yang akan menjalankan visi besar ini secara bersama-sama,” jelas Aulia.
Menyikapi dinamika politik yang terjadi selama Pilkada, Aulia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, mengawal program pembangunan tanpa sekat kepentingan kelompok, demi kemajuan bersama.
Dalam kesempatan itu, doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk pengharapan agar amanah kepemimpinan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Bupati periode sebelumnya, Edi Damansyah, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan serah terima jabatan dan menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru.
“Selamat kepada Aulia Rahman dan Rendi Solihin atas amanah yang diberikan. Saya berharap visi dan misi Kukar Idaman tetap dilaksanakan dan dikuatkan,” ujar Edi.
Beliau juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk media, yang telah mendukung selama masa kepemimpinannya.
Edi menegaskan bahwa meskipun tugas kedinasan telah berakhir, tugas sosial kemasyarakatan tetap berjalan dan akan terus dilanjutkan, khususnya melalui aktivitas di desa-desa dan kelompok tani sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).
“Orang beriman istirahatnya di kubur, oleh karena itu lakukanlah hal yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” tutupnya. (Adv/dk)

















