Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Puskesmas Sepinggan Baru Jadi Prototipe Layanan Primer Terintegrasi di Balikpapan

319
×

Puskesmas Sepinggan Baru Jadi Prototipe Layanan Primer Terintegrasi di Balikpapan

Share this article
9ee064ee 4061 4239 a456 160ecfdd447d
Pembangunan Puskesmas Sepinggan Baru yang berlokasi di samping Kantor KNPI Jalan Ruhui Rahayu Kecamatan Balikpapan Selatan. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membangun Puskesmas Sepinggan Baru sebagai prototipe layanan primer terintegrasi. Puskesmas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengurai antrean panjang yang selama ini terjadi di Puskesmas Sepinggan.

Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati, menjelaskan Puskesmas Sepinggan Baru tidak lagi menggunakan sistem tipe, melainkan terintegrasi dalam beberapa klaster pelayanan.

“Mulai dari klaster manajemen, klaster kesehatan ibu dan anak, hingga klaster penyakit menular, semua sudah terintegrasi dalam satu pelayanan. Puskesmas ini dibangun berdasarkan kebutuhan siklus hidup masyarakat,” jelasnya, Kamis (25/9/2025).

Alwiati menambahkan, tingginya jumlah penduduk di Kelurahan Sepinggan Baru membuat kebutuhan layanan kesehatan semakin mendesak. “Warga di sini sangat banyak, sehingga antrean di Puskesmas Sepinggan cukup lama. Karena itu, Puskesmas baru ini dibangun untuk mengurangi kepadatan,” ujarnya.

Meski demikian, diharapkan puskesmas berada setiap kelurahan hanya saja masih terkendala ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama tenaga dokter. “Membangun fasilitas bisa, tapi SDM yang mengisi itu tantangan. Dokter dari mana kita cari? Karena dalam satu puskesmas minimal ada empat dokter, belum termasuk kepala puskesmas,” ungkapnya.

Menurutnya, ada sembilan jenis SDM yang wajib tersedia, mulai dari dokter, perawat, ahli gizi, hingga tenaga farmasi. Khusus di Puskesmas Sepinggan Baru, sebagian tenaga kesehatan diambil dari Puskesmas Sepinggan, sementara kebutuhan lainnya diharapkan bisa dipenuhi melalui rekrutmen.

“Ahli gizi misalnya, tidak bisa hanya satu. Mereka harus turun langsung ke lapangan untuk kunjungan rumah. Itu sebabnya kebutuhan SDM sangat besar. Mudah-mudahan tahun depan ada penambahan melalui CPNS atau P3K. Karena status puskesmas ini BLUD, bisa juga merekrut tenaga kontrak individu,” tambahnya.

Hadirnya Puskesmas Sepinggan Baru yang berlokasi di samping Kantor KNPI Jalan Ruhui Rahayu Kecamatan Balikpapan Selatan. Pemkot Balikpapan berharap layanan kesehatan masyarakat semakin merata dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang di fasilitas kesehatan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *