Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALHeadline

Progres 60 Persen, Pembangunan Jembatan Jongkang Ditarget Rampung Akhir 2025

485
×

Progres 60 Persen, Pembangunan Jembatan Jongkang Ditarget Rampung Akhir 2025

Share this article
Kondisi Terkini Jembatan Jongkang (dk)
Kondisi Terkini Jembatan Jongkang (dk)
Example 468x60

KUKAR : Pembangunan Jembatan Jongkang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan bahwa hingga pekan lalu progres fisik proyek tersebut telah mencapai lebih dari 57 persen dan saat ini hampir menembus angka 60 persen.

Menurut Linda, pekerjaan di lapangan kini difokuskan pada pengecoran abutmen. Proses ini menjadi tahap penting sebelum jembatan memasuki fase berikutnya, yakni pemasangan girder.

“Setelah proses pengecoran selesai, kita harus menunggu umur beton mencukupi. Jika sudah memenuhi syarat kekuatan, maka pemasangan girder di atas abutmen bisa segera dilakukan,” jelas Linda Minggu (17/8/2025).

Meski progres pembangunan berjalan lancar, Linda mengakui adanya dampak pada arus lalu lintas di sekitar proyek. Saat ini perbaikan rigid pavement di dekat salah satu gerai ritel modern menyebabkan jalan hanya bisa digunakan satu sisi. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang melintas menuju akses Teluk Dalam Jongkang harus mengantre hingga 25 meter.

“Gangguan ini memang tidak bisa dihindari karena sejak jalan tersebut dibuka tahun lalu, volume kendaraan meningkat pesat. Bahkan, jalur Teluk Dalam-Jongkang kini lebih ramai dibandingkan Jalan AP Mangkunegara yang memiliki dua jalur,” ungkapnya.

Terkait informasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai robohnya jembatan, Linda menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia meluruskan bahwa yang terjadi adalah amblasnya jalan akibat hujan deras pada Kamis lalu.

“Saat itu kondisi jalan yang sedang dalam proses penggalian menjadi becek. Ketika dilalui truk, tanah tidak mampu menahan beban sehingga jalan amblas dan menimbulkan antrean cukup panjang. Namun, saat ini kondisi sudah mulai membaik,” jelasnya.

pembangunan1

Sebagai upaya mengatasi permasalahan akses jalan, Dinas PU Kukar memasang jembatan bailey. Namun, kapasitas jembatan darurat ini terbatas sehingga kendaraan tidak bisa melintas bersamaan. Pengguna jalan harus bergantian untuk melewati jembatan tersebut.

“Karena itu, kami menyarankan masyarakat yang ingin perjalanan lebih lancar agar memanfaatkan jalur alternatif L2 melalui Jalan AP Mangkunegara,” tambah Linda.

Linda menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Jongkang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Dengan target tersebut, masyarakat diharapkan sudah dapat menggunakan jembatan secara penuh mulai tahun 2026.

“Insya Allah, kalau tidak ada hambatan besar, akhir tahun depan jembatan bisa selesai. Jadi pada 2026 sudah bisa dimanfaatkan masyarakat dengan arus lalu lintas yang lebih lancar dan aman,” tegasnya.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Teluk Dalam dan Jongkang. Infrastruktur ini juga akan menjadi salah satu penopang konektivitas penting di Kukar, mengingat meningkatnya aktivitas transportasi di jalur tersebut.

“Jembatan ini bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga investasi jangka panjang bagi pembangunan Kukar. Dengan infrastruktur yang lebih baik, roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat,” pungkas Linda. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *