BALIKPAPAN: Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang diduga melakukan penikaman terhadap tetangganya di kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA dan membuat korban mengalami sejumlah luka serius.
Kapolsek Balikpapan Utara, Muhammad Rezsa Adiatulo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden itu diduga dipicu persoalan pribadi yang berkembang akibat miskomunikasi antara pelaku dan korban.
“Diduga masalahnya karena persoalan pribadi dan miskomunikasi antara korban dan pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pada hari Minggu, 15 Maret 2026.
Menurut Rezsa, kedua pihak diketahui merupakan tetangga yang tinggal berdekatan di kawasan Batu Ampar. Hubungan keduanya diduga sempat diliputi perselisihan sehingga memicu konflik yang berujung kekerasan.
“Keduanya bertetangga, kemungkinan ada perselisihan yang berkembang dari sentimen pribadi di antara mereka,” jelasnya.
Akibat penikaman tersebut, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo untuk mendapatkan penanganan medis.
Rezsa menyebutkan, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh seperti pundak, telinga, dada sebelah kiri, lengan, punggung hingga bagian belakang kepala. Dari luka yang ditemukan, terdapat empat luka tusukan yang cukup serius. “Luka tusukannya ada empat, sementara luka lainnya berada di beberapa bagian tubuh,” ungkapnya.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tim medis juga merencanakan tindakan operasi untuk menangani luka yang dialami korban. “Korban akan menjalani operasi,” tambahnya.
Usai kejadian, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tidak lama kemudian, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti.
Polisi juga menyita senjata tajam berupa pisau dapur yang diduga digunakan dalam aksi penikaman tersebut. “Kami sudah amankan pelaku, begitu juga barang bukti berupa pisau dapur,” jelas Rezsa.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut dengan memeriksa pelaku serta sejumlah saksi untuk mengungkap secara rinci kronologi dan motif di balik peristiwa penikaman tersebut.(las)

















