Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineSAMARINDA

Pj Gubernur Lakukan Kick Off GNPIP Wilayah Kalimantan 2024

751
×

Pj Gubernur Lakukan Kick Off GNPIP Wilayah Kalimantan 2024

Share this article
pj gubenur kaltim
Example 468x60

 

SAMARINDA-Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik menegaskan kick off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2024 adalah wujud nyata dari komitmen  bersama, antara Bank Indonesia, Kementerian/Lembaga terkait, pemerintah daerah, dan semua stakeholders yang peduli terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kick off GNPIP wilayah Kalaimantan,  tidak hanya sekedar merupakan upaya biasa, tetapi juga merupakan bagian dari ekstra effort yang harus kita lakukan. Kita perlu fokus pada pengendalian inflasi pangan dari sisi hulu dan hilir, dengan memperhatikan semua aspek dari rantai pasokan pangan,” kata Akmal Malik saat melakukan kick off GNPIP wilayah Kalimantan 2024, dengan ditandai pemukulan kentongan secara bersama-sama, di Pendopi Odah Etam Samarinda, Rabu (27/3/2024).

Akmal menambahkan inflasi pangan merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh masyarakat.  Kenaikan harga pangan yang tidak terkendali dapat berdampak buruk terhadap daya beli masyarakat, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

“Oleh karena itu, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) menjadi sebuah inisiatif strategis yang kita dukung bersama untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Akmal mengatakan, Kaltim siap melaksanakan arahan pusat dalam pengendalian inflasi didaerah. Kolaborasi pun terus dilakukan dengan semua pihak terkait dalam pengendalian inflasi di daerah. Mulai distributor, agen, bulog, retail modern, termasuk dengan mitra-mitra di daerah penyuplai pasokan.

“Kaltim juga telah membuat inovasi berupa toko penyeimbang, yaitu toko penyeimbang/toko slSigap (siap jaga harga dan pasokan). Toko penyeimbang  ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitasi harga dan memenuhi kebutuhan pokok untuk masyarakat,”tandasnya.

Dalam pelaksanaan GNPIP 2024, lanjut Akmal Malik perlu mengedepankan inovasi dan kolaborasi, dan bekerjasama dengan pelaku-pelaku ekonomi, petani, dan produsen, distributor, dan semua unsur yang terlibat dalam rantai pasok pangan.

“Langkah-langkah strategis seperti  peningkatan  produksi, efisiensi distribusi, pengembangan teknologi pertanian, dan promosi kunsumsi pangan lokal, akan menjadi  begian  integral dari upaya kita,  karena itu, tujuan utama GNPIP provinsi Kaltim 2024 adalah untuk memperkuat sinergi, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BI, dan stakeholders strategis lainnya, dan langkah ini akan memperkuat  upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di Kaltim dan umumumnya di Kalimantan,” papar Akmal Malik.

Tampak hadir Deputi Gubernur  Bank Indonesia (BI) Doni Prantono  Joewono, Deputi bidang  koordinasi  ekonomi makro dan keuangan, Kementerian Koordinator  bidang perekonomian RI Ferry Irawan, Direktur ketersediaan pangan, badan pangan nasional,  Sekdaprov Klatim, kepala departemen Bank Indonesia, Arif Hartawan, Ketua DPRD Kaltim, sekretaris Provinsi se Kalimatan, Forkopimda Kaltim Kepala Bank Indonesia se Kalimantan, serta undangan lainnya.(*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *