Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM DAN KRIMINAL

Operasi Zebra Mahakam 2025 Turunkan Kecelakaan 16 Persen

139
×

Operasi Zebra Mahakam 2025 Turunkan Kecelakaan 16 Persen

Share this article
5c4a92b2 7944 4a5d be73 0b6111dff1a2
Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Rifki, didampingi Wadirlantas AKBP Rio dan Kabag Ops Ditlantas Polda Kaltim AKBP Feby saat menyampaikan Konferensi Pers Operasi Zebra Mahakam 2025, di Kantor Ditlantas Polda Kaltim, Selasa (2/12/2025).(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur merilis hasil pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 pada konferensi pers yang digelar di Kantor Ditlantas Polda Kaltim, pada hari Selasa, 2 Desember 2025.

Operasi ini bertujuan, untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Rifki, menyampaikan bahwa operasi tahun ini menunjukkan tren yang menggembirakan, dengan penurunan signifikan pada sejumlah indikator keselamatan jalan.

“Tujuan utama Operasi Zebra Mahakam adalah menurunkan pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas. Dari evaluasi tahun ini, kami melihat adanya peningkatan kesadaran berlalu lintas di masyarakat,” jelas Kombes Rifki dalam konferensi pers.

Berdasarkan data Polda Kaltim tahun 2024–2025, jumlah kecelakaan mengalami penurunan 16 persen, dari 19 kejadian pada 2024 menjadi 16 kejadian di 2025. Penurunan paling signifikan terjadi pada angka korban meninggal dunia yang turun hingga 71 persen.

Meski demikian, korban luka berat mengalami kenaikan 150 persen, sedangkan luka ringan turun 29 persen.

Dari 10 Polres jajaran, Polresta Samarinda dan Polres Penajam Paser Utara (PPU) mencatat angka kecelakaan tertinggi. Sementara Polres Berau dan Polres Mahakam Ulu menjadi dua wilayah yang zero accident sepanjang pelaksanaan operasi. “Penurunan fatalitas ini positif, tetapi kenaikan luka berat tetap menjadi perhatian kami,” tegas Rifki.

Dari 31 kendaraan yang terlibat kecelakaan, 21 di antaranya adalah sepeda motor. Jenis kecelakaan terbanyak adalah tabrak samping dan tabrakan dengan pejalan kaki, masing-masing tiga kasus. Tidak ditemukan kasus tabrak lari.

Kelompok usia pelaku kecelakaan didominasi usia produktif, yakni 21–25 tahun. Lokasi kejadian paling banyak terjadi di jalan nasional dengan tujuh kasus. “Kami sangat memperhatikan usia muda yang mendominasi pelanggaran. Edukasi dan pembinaan akan kami perkuat untuk kelompok usia tersebut,” tutur Rifki.

Korban terbesar berasal dari kelompok usia 0–15 tahun, 31–35 tahun, dan 51–55 tahun, sehingga menjadi perhatian khusus bagi jajaran Ditlantas.

Selama Operasi Zebra Mahakam 2025, Polda Kaltim dan Polres jajaran menindak 2.310 pelanggaran, turun 15 persen dari tahun sebelumnya. Penindakan terbanyak terjadi di Polresta Samarinda dan Polresta Balikpapan.
Selain itu, petugas memberikan 4.217 teguran, atau turun 9 persen dari 2024.

“Penurunan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai lebih patuh. Namun tetap akan kami awasi, terutama menjelang akhir tahun,” ujar Rifki.

Upaya preemtif dan preventif dilakukan secara masif. Tercatat dengan cara preemtif (Edukasi dan Pembinaan) 17.227 kegiatan penyuluhan tertib lalu lintas; 4.387 kegiatan pembinaan dansosialisasi ke komunitas R2 dan R4. Termasuk, edukasi di sekolah, kampus, perusahaan dan pabrik.

Untuk upaya preventif, pencegahan dan pengawasan yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) truk dan bus; pengecekan kelengkapan pengemudi di sekolah, kampus, dan perusahaan; penempatan personel di titik rawan pelanggaran dan peningkatan patroli di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.

“Setiap kegiatan kami lakukan untuk memastikan masyarakat tidak hanya tertib karena diawasi, tetapi karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan,” tegas Dirlantas.

Kombes Rifki menegaskan bahwa Polda Kaltim akan terus memperkuat upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara humanis dan berkelanjutan. Sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, hingga dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. “Kami berkomitmen menekan angka kecelakaan di Kaltim. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *