KUKAR: Dua rumah warga di RT 8 Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengalami rusak berat akibat longsor di bantaran Sungai Mahakam, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan ambruk.

Dua rumah yang terdampak merupakan milik Karmi dan Rudi. Bagian belakang kedua rumah runtuh ke arah Sungai Mahakam setelah tanah di bawah bangunan mengalami longsor.
Berdasarkan data pemerintah desa, bencana tersebut berdampak pada tiga kepala keluarga (KK) atau lima jiwa. Sebanyak dua rumah mengalami kerusakan berat, dengan kerugian berupa bangunan dan perabotan rumah tangga yang ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
Sekretaris Desa Embalut, Ridwan, mengatakan pemerintah desa telah mengambil langkah awal dengan mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
“Langkah pertama kami mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi longsor untuk berhati-hati. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan apakah kawasan tersebut masih rawan terjadi longsor atau tidak,” ujarnya.
Selain berkoordinasi dengan instansi terkait, pemerintah desa juga akan mengupayakan bantuan bagi warga terdampak, termasuk menghimpun sumber pendanaan dari pemerintah desa sebagai bentuk penanganan awal.
Ridwan menjelaskan, seluruh material dan perabotan rumah yang masih dapat diselamatkan telah dievakuasi oleh warga bersama aparat desa. Sementara itu, para korban untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Perabot-perabot rumah yang masih bisa diselamatkan sudah kami amankan. Sedangkan keluarga yang terdampak saat ini mengungsi ke rumah kerabatnya yang berada di sekitar lokasi dan aman dari longsor,” pungkasnya. (*van)

















