Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Kebakaran Tragis di Loa Ipuh, Dua Bocah Kakak Beradik Ditemukan Meninggal Dunia

223
×

Kebakaran Tragis di Loa Ipuh, Dua Bocah Kakak Beradik Ditemukan Meninggal Dunia

Share this article
Petugas Saat Melakukan Pencarian Kedua Korban Yang tertimbun puing-puing bangunan yang hangus terbakar. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Petugas Saat Melakukan Pencarian Kedua Korban Yang tertimbun puing-puing bangunan yang hangus terbakar. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026) malam.

Peristiwa tragis tersebut menghanguskan 11 bangunan dan menyebabkan dua bocah kakak beradik berusia 7 dan 3 tahun meninggal dunia.

Kedua korban ditemukan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Sementara itu, ayah korban juga mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya.

puing

Kapolsek Tenggarong, AKP Nahrawi, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 23.50 Wita. Api pertama kali diketahui muncul dari salah satu rumah warga sebelum membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

“Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diketahui setelah seorang warga dibangunkan tetangganya yang memberitahukan adanya api dari salah satu rumah,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).

Saat tiba di lokasi, saksi melihat meteran listrik rumah tersebut terbakar. Saksi sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dalam ember. Namun, kobaran api dengan cepat membesar sehingga sulit dikendalikan.

Di tengah situasi tersebut, ibu kedua korban berteriak meminta pertolongan karena anak-anaknya masih berada di dalam rumah.

Ayah korban kemudian berusaha menyelamatkan kedua buah hatinya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dan ia akhirnya keluar dari rumah dalam kondisi mengalami luka bakar.

Api terus menjalar ke bangunan lain yang sebagian besar terbuat dari kayu. Kobaran api meluas hingga kawasan RT 61 dan RT 26, Kelurahan Loa Ipuh, dan menghanguskan 11 bangunan.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kukar bersama relawan dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.35 Wita, Rabu (14/10/2026).

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan pencarian terhadap kedua bocah yang dilaporkan masih berada di dalam rumah. Kedua korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 03.28 Wita dalam kondisi meninggal dunia.

Nahrawi menjelaskan, kedua korban ditemukan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Proses pencarian dilakukan setelah petugas memastikan kondisi lokasi memungkinkan untuk dilakukan evakuasi.

“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pencarian terhadap korban yang masih berada di dalam rumah,” jelasnya.

Sebanyak 11 bangunan yang terbakar terdiri dari rumah warga, rumah sewaan, serta asrama atau rumah singgah Kecamatan Tabang. Seluruh bangunan tersebut berada di wilayah RT 61 dan RT 26, Kelurahan Loa Ipuh.

Akibat kejadian tersebut, dua anak meninggal dunia dan satu orang mengalami luka bakar. Sementara itu, kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Nahrawi mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan awal, pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Namun, dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari rumah korban, namun masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Saat ini, polisi telah mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan ketua RT setempat. Pemeriksaan lebih lanjut juga dilakukan oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Kukar untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Nahrawi menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan sumber api yang menyebabkan kebakaran dan menghanguskan belasan bangunan tersebut.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari rumah korban, namun masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *