Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Dispora Kukar Dorong Pembinaan Atlet Tenis Muda hingga ke Wilayah Hulu

252
×

Dispora Kukar Dorong Pembinaan Atlet Tenis Muda hingga ke Wilayah Hulu

Share this article
b76fa9e8 5032 4b30 8b4c 4b63235c4f08
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni.(Foto:dk)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menggali dan mengembangkan potensi atlet muda, khususnya di cabang olahraga tenis lapangan. Salah satu fokusnya adalah menjangkau wilayah hulu Kukar yang selama ini belum terlalu familiar dengan olahraga tersebut.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menilai bahwa potensi atlet muda di Kukar sangat besar karena tersebar di 20 kecamatan. “Untuk mencari atlet muda di Kukar sebenarnya cukup mudah, hanya saja program pembinaan harus benar-benar menyentuh anak-anak kita di daerah, terutama di wilayah ulu seperti Kota Bangun dan sekitarnya,” ujarnya Jumat (16/5/2025l.

Ia menambahkan bahwa Dispora telah melakukan beberapa kali renovasi terhadap sarana dan prasarana (sapras) tenis yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Harapannya, fasilitas yang layak akan mendorong lebih banyak minat generasi muda untuk menekuni tenis lapangan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PELTI) Kukar, Fatlon Nisa, menyebutkan bahwa selain fasilitas Dispora, terdapat juga lapangan tenis milik DPRD Kukar yang dapat digunakan masyarakat secara umum.

Menurutnya, penting bagi PELTI untuk menghidupkan kembali olahraga tenis di lingkungan masyarakat. Fatlon menekankan bahwa kunci pencarian bibit muda adalah ketersediaan alat olahraga yang terjangkau.

“Tenis ini cukup mahal, terutama raketnya. Untuk keluarga yang bukan berlatar belakang olahraga, membeli raket mungkin jadi beban. Jadi, Pelti harus menyediakan sarana yang bisa digunakan gratis oleh anak-anak,” jelasnya.

Program pengenalan tenis menurutnya harus dimulai dari sekolah dasar dan menengah pertama. “Kami akan datang ke sekolah-sekolah, ajak anak-anak langsung main di lapangan, agar tumbuh minat mereka. Dari situ Pelti akan lebih mudah menemukan bibit atlet yang potensial,” tambah Fatlon.

Sosialisasi dan peningkatan sarana disebut sebagai dua kunci utama keberhasilan program ini. “Kita harus gencar sosialisasi. Misalnya bangun satu lapangan tenis di Kota Bangun yang bisa digunakan warga dari Muara Muntai, Kota Bangun Darat, dan sekitarnya. Di wilayah ilir, mungkin bisa di Sanga-Sanga,” lanjutnya.

Fatlon juga menyampaikan bahwa saat ini PELTI Kukar masih kekurangan atlet usia 12, 14, dan 18 tahun. Namun ia optimistis program ini akan diterima dengan baik oleh sekolah-sekolah dan masyarakat. Salah satu rencananya adalah menjalin kerja sama dengan SDN 018 Tenggarong untuk menggunakan fasilitas umum sebagai sarana pengenalan tenis.

“Kalau biaya jadi kendala, saya pikir kita bisa bantu. Pemerintah daerah juga sangat mendukung, baik dari segi perhatian maupun penganggaran. Dan sebagai anggota DPRD sekaligus Ketua Pelti, saya akan terus mendorong agar pembinaan tenis di Kukar berjalan maksimal,” pungkas Fatlon Nisa. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *