KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin serius dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, memfasilitasi sertifikasi keahlian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi para kreator dan pekerja industri kreatif.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi elemen kunci dalam meningkatkan daya saing anak muda.
“Skill anak-anak muda kita sudah luar biasa. Tapi dunia kerja sekarang menuntut lebih dari sekadar kemampuan. Standarisasi dan sertifikasi terus diperbarui oleh pemerintah, terutama di wilayah berkembang seperti IKN,” ungkap Dery Jumat (28/03/2025).
Saat ini, Kukar belum sepenuhnya mewajibkan sertifikasi, tetapi daerah lain, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), sudah mulai menerapkan standar ketat dalam berbagai bidang pekerjaan.
Dery menjelaskan bahwa tanpa sertifikasi, tenaga kerja asal Kukar bisa kalah bersaing, terutama dengan meningkatnya kebutuhan tenaga profesional bersertifikasi di IKN.
“Kami ingin memastikan pemuda Kukar tidak hanya jadi penonton. Dengan sertifikasi, mereka bisa lebih mudah masuk ke pasar kerja nasional dan bahkan global,” tambahnya.
Sejak 2023, Dispora Kukar telah mengambil langkah konkret dengan memfasilitasi berbagai program sertifikasi. Tahun lalu, sebanyak 40 kreator konten telah mendapatkan sertifikasi keahlian.
Sementara itu, pada 2024, program ini diperluas dengan menargetkan 25 kreator konten, 25 editor video, serta 25 profesional di bidang Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) atau pengelolaan acara.
Sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan kompetensi tetapi juga membuka peluang usaha mandiri bagi pemuda Kukar.
Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui sektor kreatif. Dengan adanya sertifikasi keahlian, kreator lokal tidak hanya mendapatkan pengakuan resmi atas keterampilan mereka tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap semakin banyak anak muda yang ikut serta, memanfaatkan fasilitas ini untuk mengasah keterampilan mereka dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja,” tutup Dery. (adv/dk)

















