TENGGARONG- Sebagai upaya nyata untuk menekan angka stunting di Kukar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara menggelar kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi serentak se Kukar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di 32 titik, yang dipusatkan di MAN 2 Tenggarong, Jumat (3/11/2023).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar mengatakan, Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa siswi dalam membiasakan konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), makan makanan dengan menu gizi seimbang dan aktivitas fisik.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara nasional di sekolah sekolah tingkat SMP/MTS, SMA/MI, SMK, Pesantren sederajat tersebut mengusung pesan kunci, yaitu “Hidup Sehat Sejak Sekarang Untuk Remaja Kekinian”
“Kegiatan ini untuk mendukung dan mewujudkan aksi Bergizi se-Kabupaten Kukar.”tegasnya.
Dalam Gerakan Aksi Bergizi juga dilaksanakan berbagai rangkaian acara mulai dari senam serentak, makan bersama dan minum tablet tambah darah (ttd) khusus remaja putri.
Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga berakibat teganggunya pertumbuhan pada anak dibawah 5 tahun. Stunting menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya, termasuk kurang darah dan anemia.
Untuk mencegah terjadinya stunting, mencegah kurang darah, kurang gizi, kurang nutrisi, mudah sakit-sakitan dan anemia akibat kekurangan sel darah merah sehingga menyebabkan mudah lelah, pusing sakit kepala yang mempengaruhi konsentrasi sehingga berdampak terhadap penurunan kecerdasan.
“Tujuan Gerakan Aksi Bergizi ini yaitu untuk menurunkan angka stunting dan mengingat remaja putri merupakan calon-calon ibu yang akan mengandung sehingga kegiatan ini sangat ditujukan khusus untuk remaja putri dengan memberikan Tablet Tambah Darah secara rutin satu minggu sekali dan latihan fisik minima 30 menit setiap hari serta mengisi piring dengan makanan seimbang.” paparnya.(*)

















