Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Dinas PU Fokus Benahi Irigasi Pertanian, Rp57 Miliar Dialokasikan Tahun Ini

241
×

Dinas PU Fokus Benahi Irigasi Pertanian, Rp57 Miliar Dialokasikan Tahun Ini

Share this article
9165d980 732e 405e bc32 4ef56d840399
Irigasi Pertanian di Loa Kulu(Foto:and)
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus memperkuat infrastruktur irigasi untuk mendukung sektor pertanian. Sejumlah program pembangunan jaringan irigasi sedang digencarkan, dengan target penyelesaian pada Desember 2025.

Kabid SDA Dinas PU Kukar, Awang Agus Sabandi, mengungkapkan bahwa secara umum progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, meskipun sempat menghadapi kendala di awal tahun. Pada Maret hingga April lalu, beberapa lokasi yang akan dikerjakan justru tergenang banjir, sehingga aktivitas konstruksi terpaksa dihentikan sementara.

“Di Rampak Lambur, pekerjaan sempat terhenti hampir tiga bulan. Elevasi air lebih tinggi dibandingkan lahan pertanian, sehingga seluruh area terendam. Pemasangan dam pun tidak banyak membantu karena debit air sungai saat itu sangat tinggi. Kondisi paling ekstrem terjadi pada Mei, saat hujan deras membuat air sungai meluap. Tidak hanya Tenggarong yang terdampak, tetapi juga Samarinda dan Balikpapan,” jelas Awang Senin (1/9/2025).

Meski sempat tertunda akibat faktor alam yang sulit dihindari, Awang menegaskan bahwa pihaknya tetap optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai kontrak. Apalagi, kebutuhan infrastruktur irigasi sangat vital untuk menjamin produktivitas pertanian di Kukar yang menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Timur.

Menurut Awang, pemerintah daerah masih memprioritaskan pembangunan jaringan irigasi di lima kawasan utama sebagaimana tertuang dalam SK Bupati tahun 2012. Kawasan tersebut meliputi Muara Kaman, Tenggarong Seberang I, Tenggarong Seberang II, Tenggarong, serta Marangkayu. Panjang jaringan yang dikerjakan bervariasi, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan pagu anggaran.

“Tahun ini, total anggaran yang dialokasikan khusus untuk irigasi pertanian mencapai Rp57 miliar. Namun, secara keseluruhan, kegiatan sektor pertanian mendapat porsi lebih besar, yaitu sekitar Rp98 miliar. Anggaran tersebut tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga pembangunan jalan akses pertanian, normalisasi saluran, serta pemeliharaan jaringan yang sudah ada,” paparnya.

fecfa7f7 d504 43e8 add5 977da49d4b2f

Sementara itu, program pengendalian banjir dalam kota melalui pembangunan drainase dan kanal juga tetap berjalan. Untuk kegiatan ini, pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp64 miliar. Awang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur SDA, baik irigasi maupun drainase, sama-sama penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Kalau irigasi lancar, pertanian bisa berkembang, petani lebih sejahtera. Sementara drainase yang baik akan mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan. Jadi keduanya saling melengkapi,” tambahnya.

Selain berorientasi pada pembangunan fisik, Bidang SDA juga memperhatikan aspek pemeliharaan. Irigasi dan drainase yang sudah terbangun perlu dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat. Dengan anggaran yang terbatas, strategi efisiensi tetap dijalankan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.

Awang optimistis, jika seluruh kegiatan bisa selesai tepat waktu, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat luas. Infrastruktur irigasi yang baik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi kerugian akibat banjir, serta menjaga ketersediaan pangan di Kukar.

“Harapan kami, dengan dukungan anggaran yang cukup besar, proyek ini bisa selesai sesuai jadwal. Pertanian Kukar bisa semakin maju, dan masyarakat lebih terlindungi dari ancaman banjir. Kami akan terus melakukan monitoring agar pekerjaan berjalan sesuai target,” ungkapnya.

Dengan komitmen yang kuat, Dinas PU Kukar menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur SDA tidak hanya menyasar peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga sebagai fondasi ketahanan pangan dan ketahanan lingkungan di masa depan. (Adv/and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *