BALIKPAPAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Hal ini ditandai dengan visitasi yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (4/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot memaparkan berbagai langkah yang sudah dilakukan, mulai dari pengembangan portal informasi, aplikasi layanan publik dari 36 OPD, hingga penyediaan wifi gratis yang kini bertambah dari 260 titik menjadi 330 titik di ruang-ruang publik.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam pembangunan kota menuju smart city. “Ini merupakan lompatan yang cukup baik, sejalan dengan Perwali tahun 2021–2026 tentang pengembangan smart city di Balikpapan,” ujarnya.
Meski sudah berjalan baik, Komisioner Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Kaltim, Erni Wahyuni, memberikan sejumlah masukan. Salah satunya adalah penguatan peran media sosial seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok sebagai saluran informasi cepat yang terhubung dengan website resmi pemerintah.
“Website dan aplikasi sudah relatif lengkap, hanya perlu diperkuat lagi di media sosial agar lebih mudah dijangkau masyarakat,” jelas Erni.
Bagus berharap, visitasi kali ini menjadi evaluasi positif sekaligus peluang bagi Balikpapan untuk meraih prestasi lebih baik dibanding tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan visitasi ini membawa hasil yang baik, sehingga Pemkot bisa meraih penghargaan yang lebih tinggi,” pungkasnya.(las)

















