Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Berikan Bantuan Fasilitasi Festival Budaya Kampong Seraong Desa Jembayan Tengah

360
×

Disdikbud Kukar Berikan Bantuan Fasilitasi Festival Budaya Kampong Seraong Desa Jembayan Tengah

Share this article
699c6b4b 0f33 46f4 bed7 c71124c09ada
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo saat menghadiri Pembukaan Festival Budaya Kampong Seraong Desa Jembayan Tengah
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Budaya Kampong Seraong ke-6 yang digelar Pemerintah Desa Jembayan Tengah pada Selasa (10/6/2025). Acara berlangsung meriah di halaman kantor desa sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Jembayan Tengah.

Festival budaya tahunan ini menampilkan beragam kesenian tradisional, baik tari maupun musik, serta partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan dan melestarikan budaya lokal yang diwariskan turun-temurun.

Camat Loa Kulu, Ardiansyah, secara resmi membuka kegiatan ini. Acara juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demu, para kepala desa se-Kecamatan Loa Kulu, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa Festival Budaya Kampong Seraong merupakan salah satu kegiatan budaya yang difasilitasi dan didukung oleh dinasnya.

“Setiap desa memiliki potensi unggulan masing-masing. Di Desa Jembayan Tengah, budaya lokal seperti Budaya Serawang dan penggunaan caping khas Kukar menjadi kekuatan budaya yang diangkat,” ujarnya.

Menurut Puji, dukungan Disdikbud dalam festival ini mencakup bantuan pendanaan, penyediaan panggung seni, serta fasilitas lain yang mendukung pelaksanaan kegiatan budaya masyarakat desa. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal.

Salah satu hal yang menarik perhatian, lanjutnya, adalah penampilan anak-anak TK yang turut tampil dalam festival. “Ini sangat positif, karena anak-anak sejak dini sudah diperkenalkan dengan kebudayaan. Mereka menampilkan kisah menyentuh tentang kehidupan masyarakat, yang menggambarkan sisi-sisi emosional kehidupan di desa. Ini bisa menjadi bagian penting dari proses regenerasi budaya,” jelasnya.

Puji juga mengungkapkan harapannya agar pelibatan masyarakat dalam kegiatan budaya semakin luas. Ia mencontohkan, dalam acara sebelumnya seperti Erau, pelibatan lebih dominan dari kalangan ibu-ibu. Ke depan, partisipasi anak-anak dan generasi muda akan menjadi perhatian khusus.

Terkait keberlanjutan Festival Budaya Kampong Seraong, Disdikbud Kukar berkomitmen untuk terus memberikan dukungan.

“Insya Allah, kalau kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya, kami akan terus mengapresiasi dan memfasilitasi. Termasuk dalam event-event budaya lainnya di luar festival ini,” pungkasnya.(Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *