Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Wisata Desa Pela Lakukan Persiapan Ikuti Lomba Desa Wisata Nusantara Tingkat Nasional 2026 Mendatang

290
×

Wisata Desa Pela Lakukan Persiapan Ikuti Lomba Desa Wisata Nusantara Tingkat Nasional 2026 Mendatang

Share this article
cd0205ad a577 4eda b403 9e542b976afe
Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin
Example 468x60

KUKAR : Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tengah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti ajang Lomba Desa Wisata Nusantara tingkat nasional yang akan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima undangan dari Kementerian Desa (Kemendes) terkait Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN). Meski belum diputuskan secara resmi, peluang Desa Pela untuk ikut sangat besar.

“Tahun lalu kita meraih juara lima, dan sesuai aturan, yang tidak boleh ikut lagi hanya juara satu sampai tiga. Jadi kita masih berhak ikut. Saat ini masih tahap diskusi internal, kemungkinan besar kita akan ikut,” kata Alimin Kamis (15/5/2025).

Selain LDWN, Desa Pela juga menjadi bagian dari program UN Tourism Upgrade yang telah berjalan sejak 2024. Penilaian oleh juri internasional juga sudah dilakukan secara langsung. Tahun 2025 menjadi masa pembenahan sebelum kembali diajukan untuk nominasi BTV mewakili Indonesia bersama dua desa lainnya, yaitu Taro (Bali) dan Bilabante (NTB).

“Banyak yang mengira otomatis lolos ke tingkat dunia, padahal prosesnya panjang. Tahun 2025 ini fokus pada pembenahan. Tahun 2026 nanti kita akan kembali diusulkan oleh Kementerian Pariwisata,” jelas Alimin.

Ia menambahkan, secara teknis Desa Pela sudah siap mengikuti seleksi tahun ini, namun Kementerian Pariwisata menyarankan untuk memfokuskan persiapan pada BTV 2026 agar hasilnya lebih maksimal.

“Kami juga tengah mengajukan penambahan sarana dan prasarana ke Dinas Pariwisata Provinsi. Beberapa fasilitas yang menunjang aktivitas pariwisata masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan sebelumnya, pada tahun 2024 Desa Pela telah menerima bantuan transportasi berupa 18 unit longboat. Armada ini akan dibagi ke tiga danau, dan Desa Pela menjadi yang pertama menerima. Hal ini sangat membantu kelancaran operasional pariwisata, terutama saat jumlah pengunjung meningkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap persiapan Desa Pela menuju LDWN 2026.

“Tahun ini kami fokus membantu melengkapi kekurangan berdasarkan hasil asesmen program Upgrade BTV. Harapannya, 2026 Desa Pela bisa ikut serta dan berhasil meraih nominasi,” jelas Ridha.

Ia juga menambahkan bahwa dari sisi substansi, Desa Pela sebenarnya sudah cukup memenuhi kriteria. Namun, kelengkapan administratif dan teknis lainnya masih membutuhkan penyempurnaan lebih lanjut.

“Berdasarkan masukan tim konsultan, lebih baik persiapan difokuskan untuk LDWN tahun 2026 agar lebih matang dan peluang menang semakin besar,” pungkasnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *