Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Dorong Transparansi dan Ketelitian Pengelolaan Dana BOS

505
×

Disdikbud Kukar Dorong Transparansi dan Ketelitian Pengelolaan Dana BOS

Share this article
9c75a78f 32a5 489d b6fa 7219f80e1c66
Example 468x60

KUKAR : Komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjaga akuntabilitas terus diperkuat. Melalui forum sosialisasi yang dihadiri 206 kepala SMP se-Kukar, Plt. Kabid Pendidikan SMP Emy Rosana Saleh menegaskan pentingnya tata kelola dana BOS yang jujur, tepat guna, dan terdokumentasi dengan baik.

Emy mengungkapkan bahwa sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pelaporan penggunaan dana BOS harus menjadi perhatian bersama.

“Banyak laporan dicoret hanya karena dokumentasi kurang lengkap. Daftar hadir dan bukti konsumsi, misalnya, wajib dilampirkan agar tidak ada celah dalam audit,” ujarnya saat kegiatan di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Sabtu (10/5/2025).

Ia mencontohkan perjuangan Disdikbud membela alokasi transportasi untuk sekolah-sekolah di wilayah jauh seperti Tabang dan Samboja. “Saya sampaikan ke BPK, ini soal keadilan. Mereka harus menempuh perjalanan panjang tanpa uang harian. Tapi tetap, dokumentasinya harus rapi,” tegasnya.

Namun, Emy juga menyampaikan temuan yang tidak bisa dipertahankan, seperti barang-barang yang dilaporkan baru namun saat diperiksa ternyata sudah lama digunakan. Menurutnya, hal ini harus menjadi pelajaran penting agar sekolah lebih berhati-hati dan profesional dalam pelaporan keuangan.

Meski demikian, beberapa praktik positif tetap bisa dipertahankan. Seperti anggaran honor kegiatan ekstrakurikuler dan wali kelas yang diambil dari BOSKAP.

“Kami rujuk regulasi terbaru, dan setelah dijelaskan dengan lengkap, BPK bisa menerima. Ini bukti bahwa transparansi bisa menyelamatkan,” jelas Emy.

Ia pun menekankan bahwa inti dari pengelolaan keuangan bukan sekadar mematuhi aturan, tetapi membangun kepercayaan publik terhadap sekolah sebagai lembaga pendidikan.

“Dokumentasi yang baik bukan hanya soal administrasi, tapi bentuk tanggung jawab moral kita terhadap dana negara,” tegasnya.

Emy juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk meningkatkan komunikasi dan evaluasi bersama dalam forum MKKS. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini memerlukan solidaritas dan kerja sama yang erat antar kepala sekolah dan dinas.

“Ke depan, mari kita perkuat sinergi. Bukan hanya soal BOS, tapi juga rapor pendidikan, pelatihan guru, dan berbagai inisiatif lain yang mendukung kualitas pembelajaran di Kukar,” pungkasnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *