KUKAR : Guna menekan angka kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah serius dengan menghidupkan kembali organisasi-organisasi kepemudaan yang selama ini vakum.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa kurangnya ruang bagi pemuda untuk berekspresi dan berkegiatan positif menjadi salah satu penyebab meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Kami menyadari pentingnya keberadaan organisasi pemuda sebagai sarana pengembangan karakter dan potensi. Oleh karena itu, kami fokus memfasilitasi agar organisasi yang sempat tidak aktif dapat bangkit kembali,” jelasnya Sabtu (12/4/2025).
Ia menambahkan, ketika pemuda tidak terlibat dalam aktivitas positif, mereka lebih rentan terhadap pengaruh buruk seperti narkoba, tawuran, dan tindak kriminal lainnya. Dengan ikut organisasi, pemuda akan memiliki kegiatan yang membangun, tanggung jawab, serta arah hidup yang lebih jelas.
Program reaktivasi ini mencakup pendampingan administratif, restrukturisasi organisasi, pelatihan dasar keorganisasian, hingga bantuan dana untuk kegiatan awal. Organisasi-organisasi kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan seperti Karang Taruna, Ikatan Remaja Masjid, dan komunitas olahraga pemuda mulai kembali menunjukkan eksistensinya.
Tak hanya itu, Dispora Kukar juga melibatkan tokoh muda dan pengurus lama sebagai penggerak untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong di kalangan generasi muda.
“Kami ingin membangkitkan semangat kebersamaan. Ini adalah gerakan kolektif demi masa depan pemuda Kukar yang lebih baik,” tambah Aji Ali.
Ali berharap, organisasi kepemudaan yang dihidupkan kembali ini bisa berkembang menjadi kekuatan sosial yang aktif, produktif, dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat. (Adv/dk)

















