Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Desa Kedang Murung Sulap Lahan Pertanian Jadi Objek Wisata Hits: Danau Tanjung Sarai Makin Diminati Wisatawan

948
×

Desa Kedang Murung Sulap Lahan Pertanian Jadi Objek Wisata Hits: Danau Tanjung Sarai Makin Diminati Wisatawan

Share this article
kedang murung
Example 468x60

KUKAR : Inovasi dari desa terus bermunculan. Salah satunya datang dari Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, desa ini berhasil menyulap lahan pertanian menjadi destinasi wisata baru yang kini ramai dikunjungi, yakni Danau Tanjung Sarai.

Awalnya, lahan seluas 3,34 hektare ini direncanakan Kepala Desa Kedang Murung, Junaidy, untuk membangun stadion mini sebuah impian pribadi yang berangkat dari hobinya bermain sepak bola. Namun setelah dilakukan land clearing pada 2019, lahan yang ternyata miring tidak cocok untuk pembangunan stadion. Dari situlah ide baru lahir.

“Dulu sore-sore banyak warga santai di sana, ngobrol-ngobrol di bawah pohon kelapa. Akhirnya saya berpikir, kenapa tidak dijadikan tempat wisata saja?” cerita Junaidy.

Perubahan arah ini terbukti berhasil. Dengan memasang pintu gerbang bertuliskan “wisata” yang dibuat khusus dari Tenggarong Seberang, rasa penasaran warga mulai tumbuh. Tanpa promosi besar-besaran, warga mulai berdatangan, dan Danau Tanjung Sarai pun pelan-pelan menjelma menjadi tujuan rekreasi favorit, bukan hanya bagi warga lokal tapi juga dari berbagai kecamatan di Kukar, bahkan hingga Kutai Barat dan Kutai Timur.

Pengembangan dilakukan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang sejak awal menggandeng sekitar 30 pemuda desa untuk bekerja secara sukarela. Meski biasanya sektor pariwisata dikelola oleh Pokdarwis, Junaidy memilih untuk tetap mengawal lewat BUMDes agar tidak mengabaikan mereka yang lebih dulu berjuang.

“Saya ingin semua tetap terlibat. Pokdarwis tetap dibentuk, tapi saya pastikan mereka yang dulu merintis tetap punya peran,” ujarnya.

Dukungan dari pemerintah juga mulai mengalir. Beberapa fasilitas seperti kontainer dari Dinas Perhubungan dan lampu jalan dari DPMD telah diberikan. Bahkan, rencana pembangunan kolam renang juga tengah disiapkan lewat kerja sama dengan perusahaan swasta, Pelangi. Kepala Desa juga membuka peluang kerja sama lebih luas untuk pengadaan fasilitas wisata seperti jet ski jika potensi pengunjung terus meningkat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, turut menyambut baik kemajuan ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari desa seperti Kedang Murung. Danau Tanjung Sarai ini adalah contoh bahwa potensi wisata desa bisa menjadi unggulan jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Dengan panorama danau yang indah, latar gunung yang memukau, serta suasana alami yang menenangkan, Danau Tanjung Sarai menjadi bukti bahwa dengan semangat gotong royong dan ide kreatif, desa pun bisa bersaing di sektor pariwisata. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *