KUKAR : Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) akan meluncurkan program Digital University sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di era digital. Program ini dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2024.
Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengungkapkan bahwa program ini muncul dari usulan berbagai perangkat daerah, sekaligus mengikuti langkah serupa yang telah diterapkan oleh sejumlah perusahaan dan instansi. Digital University bertujuan memberikan kemudahan akses peningkatan kompetensi, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum di Kukar.
“Lokasi program ini nantinya akan berada di kawasan Stadion Aji Imbut, menggunakan eks gedung media center yang akan direhabilitasi terlebih dahulu. Kami telah menyiapkan sekitar 200 PC yang sebelumnya digunakan untuk keperluan pendaftaran Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar,” jelas Solihin pada Kamis (21/11/2024).
Digital University bertujuan memberikan pelatihan keterampilan digital kepada masyarakat, seiring dengan kebutuhan perangkat IT di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi ASN dan masyarakat melalui pelatihan yang terarah, termasuk uji kompetensi tahunan yang diperlukan OPD.
Solihin menambahkan bahwa 200 PC telah dilengkapi dengan jaringan internet dan perangkat pendukung lainnya. Semua fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung digitalisasi masyarakat Kukar.
“Saat ini, kami tinggal menunggu rehabilitasi gedung yang diperkirakan selesai pada awal Desember 2024. Program ini juga telah bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, sehingga diharapkan sebelum akhir tahun sudah bisa diserahterimakan dan dimanfaatkan sepenuhnya,” katanya.
Dengan hadirnya Digital University, Diskominfo Kukar berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meningkatkan keterampilan mereka di bidang teknologi. Program ini menjadi langkah penting dalam mendorong digitalisasi di Kutai Kartanegara, sekaligus mempersiapkan SDM yang mampu bersaing di era global.
“Kami juga berharap program ini dapat membawa percepatan digitalisasi di daerah kita, serta memberikan kesempatan bagi generasi penerus untuk mengasah keterampilan mereka di bidang teknologi,” tutup Solihin. (adv/dk)

















