KUKAR: Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 yang dilaksanakan di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, resmi ditutup Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Tandyo Budi, Kamis (31/10/24).
Kegiatan TMMD dilaksanakan sejak 2 Oktober 2024.
Letjen TNI Tandyo Budi menyampaikan bahwa kegiatan TMMD tahun ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri dengan TNI, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.
“Anggaran untuk TMMD ini didukung dengan kontribusi Pemkab Kukar sebesar Rp 3,5 miliar dan TNI sekitar Rp 500 juta, sehingga totalnya mencapai Rp 3,7 miliar,” kata Tandyo.
Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memelihara hasil pembangunan TMMD agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami menyerahkan kembali hasil pembangunan ini kepada Bupati dan berharap masyarakat dapat mengelola fasilitas ini dengan baik,” jelasnya.
Program TMMD juga mencakup kegiatan non-fisik seperti sosialisasi kesadaran bela negara, patriotisme, serta pencegahan narkoba dan judi online, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan di wilayah Kukar.
“Kesadaran akan ancaman seperti narkoba dan judi, terutama di wilayah perbatasan seperti Kukar, sangatlah penting,” tambah Tandyo.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun selama satu bulan pelaksanaan TMMD ini menjadi landasan bagi masyarakat Kukar untuk terus bekerja sama dalam menjaga dan membangun daerah mereka.
“Kebersamaan ini harus menjadi fondasi bagi kita semua untuk masa depan yang lebih baik,” katanya.(*)

















