Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

TNI Manunggal Membangun Desa di Kukar Resmi Dimulai

488
×

TNI Manunggal Membangun Desa di Kukar Resmi Dimulai

Share this article
TNI Manunggal Membangun Desa
Example 468x60

KUKAR : Pjs Bupati Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto resmi membuka pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 Tahun 2024, di Desa Kertabuana, Kecamatan Tenggarong Seberang-Kutai Kartanegara.

Kegiatan TMMD ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya di bidang pertanian. Letkol Czi Damai Adi Setiawan, Dandim 0906 Kukar, menyatakan bahwa TMMD ke-122 ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, serta sektor swasta.

“Sasarannya ada fisik dan non fisik. Untuk fisik, kami melanjutkan program ketahanan pangan dengan peningkatan infrastruktur pertanian seperti pembangunan 3.200 meter jalan usaha tani, 12 unit jembatan penghubung antar hamparan, 14 jenis gorong-gorong, dan 1 DAM air. Selain itu, kami juga membangun tiga unit rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH), tiga sumur bor masyarakat, serta menambah empat sumur bor untuk pertanian,” papar Letkol Damai.

Total anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan TMMD di Kertabuana mencapai Rp 3,1 miliar. Kegiatan ini melibatkan 150 personil, termasuk satuan tempur dari Kodam VI dan bantuan dari Polres setempat. Letkol Damai berharap semua pihak dapat menyukseskan program ini demi kemajuan desa Kertabuana.

Sementara Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0906 Kabupaten Kutai Kartanegara, atas bantuan mereka dalam program TMMD ke-122 ini.

“Program ini sangat membantu percepatan pembangunan, terutama di sektor pertanian yang sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah dan panjang di Kabupaten Kukar,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan bahwa Desa Kertabuana dipilih sebagai lokasi TMMD karena merupakan sentra pertanian produktif namun masih miskin sarana dan prasarana pertaniannya. Oleh karena itu, intervensi dari TNI sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian di desa tersebut.

“Kami berharap semua pihak, termasuk kecamatan, desa, dan perusahaan-perusahaan di sini, dapat berkontribusi secara optimal dalam program ini. Kolaborasi ini sangat penting untuk mencapai keberhasilan program dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bambang.(dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *