KUKAR : Lahan eks tambang di wilayah Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang yang dinilai tak memberikan manfaat bagi masyarakat, kini diubah menjadi kawasan pertanian jagung.
Dengan upaya tersebut, diyakini akan mampu mendorong kepemanfaatan lahan untuk lebih produktif untuk kepentingan masyarakat Desa Embalut.
Kepala Desa Embalut Yahya Basri Markusin mengatakan, ada sekitar 200 hektare lahan eks tambang di Desa Embalut ini yang dimanfaatkan sebagai pertanian jagung produktif. Hal ini merupakan terobosan baru dalam membaca peluang usaha.
“Alhamdulillah pertanian jagung di desa ini berjalan stabil dengan menggunakan lahan eks tambang,” kata Yahya, Senin (20/5/2024).
Menurutnya, upaya tersebut bagian dari menyukseskan program Kukar Idaman dan mewujudkan ketahanan pangan yang maksimal.
Dalam mendukung sektor pertanian di Desa Embalut, Pemeritah Desa Embalut komitmen akan memberikan bantuan berupa sarana dan produksi (saprodi) maupun alsintan.
“Untuk mendukung pertanian jagung khsusunya, kami akan memberikan bantuan bibit dan sarana prasana nya” ucapnya.
Ia optimis pertanian jagung diwiliayahnya akan memberikan hasil yang memuaskan. Karena di Desa Embalut ini memiliki petani yang paham dengan kendala yang mengakibatkan potensi kerugian.
Dirinya berharap, para petani jagung untuk dapat fokus mengelola lahan pertaniannya. Sehingga produktivitasnya bisa terus meningkat.
“Dengan meningkatnya produktivitas sektor pertanian, diharapkan berdampak terhadap peningkatan hasil pertanian, dan pastinya juga meningkatkan perekonomian , mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ungkapnya. (adv)

















