Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Pemkab Kukar dan TNI Bersinergi Jaga Ketahanan Pangan serta Keamanan Daerah

212
×

Pemkab Kukar dan TNI Bersinergi Jaga Ketahanan Pangan serta Keamanan Daerah

Share this article
Peringatan HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. (Van/dutakaltimnews.com)
Peringatan HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sinergi bersama TNI dalam mendukung pembangunan dan menjaga ketahanan daerah.

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari pertanian, ketahanan pangan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menghadiri kunjungan silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar ke Makodim 0906/Kutai Kartanegara, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Aulia mengatakan, kerja sama antara Pemkab Kukar dengan Kodim 0906/Kukar beserta jajaran TNI selama ini telah terjalin dengan baik.

Menurutnya, keberadaan TNI memiliki arti penting bagi pemerintah daerah, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu pelaksanaan program pembangunan.

“Kami melihat TNI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan pada saat yang sama dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapatkan manfaat dari kolaborasi tersebut. Pemkab Kukar bersama TNI telah menjalankan sejumlah kegiatan yang diarahkan untuk membantu petani, terutama dalam penyediaan sarana pendukung produksi.

Beberapa bentuk kerja sama yang dilakukan di antaranya pembangunan irigasi dan pemasangan pompa.

Aulia berharap dukungan tersebut dapat membantu petani memperoleh pengairan yang lebih baik sehingga produktivitas pertanian di Kukar ikut meningkat.

“Yang kita bangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi bagaimana fasilitas itu bisa benar-benar mendukung petani. Dengan pengairan yang lebih baik, kita berharap produksi pertanian masyarakat juga semakin optimal,” jelasnya.

Selain ketahanan pangan, Aulia juga menyoroti kerja sama dengan TNI dalam menghadapi ancaman karhutla. Kondisi cuaca yang kering membuat ketersediaan sumber air menjadi salah satu kebutuhan penting dalam penanganan kebakaran di lapangan.

Karena itu, Pemkab Kukar bersama TNI terus melakukan koordinasi untuk mencari sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan, sekaligus memperkuat upaya pemadaman apabila terjadi karhutla di wilayah Kukar.

“Dalam kondisi seperti sekarang, kita harus mempersiapkan sumber air sekaligus sistem pengairan. Ini diperlukan untuk pertanian, tetapi juga sangat membantu ketika kita menghadapi kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

Menurutnya, ketahanan pangan dan keamanan daerah memiliki hubungan yang erat. Ia menilai pembangunan ketahanan tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi karena berbagai sektor saling berkaitan dalam menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Aulia pun berharap hubungan Pemkab Kukar dengan TNI semakin kuat sehingga berbagai tantangan di daerah dapat dihadapi melalui kerja sama lintas sektor.

“Kita berharap sinergi ini terus dijaga dan diperkuat. Ketahanan pangan, keamanan, maupun penanganan bencana semuanya membutuhkan kerja bersama, sehingga pemerintah dan TNI harus terus berjalan beriringan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Kukar juga tengah mempersiapkan kolaborasi dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijadwalkan dimulai pada 13 Oktober 2026. Aulia memastikan dukungan pemerintah daerah telah dipersiapkan, termasuk pembiayaan dan penentuan lokasi kegiatan.

“Untuk pelaksanaan TMMD tanggal 13 Oktober, dari sisi pemerintah daerah sudah kita persiapkan. Anggarannya sudah disiapkan dan lokasi juga sudah ditentukan. Tinggal kita memastikan pelaksanaannya nanti berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman mengatakan, peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Benny menjelaskan, TNI juga mendapat tugas untuk mendukung program ketahanan pangan bersama Polri. Untuk TNI, dukungan tersebut diarahkan pada sektor padi, termasuk membantu masyarakat dalam pengembangan lahan pertanian.

“Memang sesuai dengan arahan pemerintah, TNI bersama Polri bergerak mendukung ketahanan pangan. TNI fokus pada bidang padi, sedangkan kepolisian mendapatkan bagian pada sektor jagung,” katanya.

Ia menyebutkan, dukungan tersebut telah dilakukan di Kukar, salah satunya melalui pembangunan sawah di wilayah Samboja. Saat ini, perhatian juga diarahkan pada ketersediaan pengairan karena menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian.

“Kemarin kita sudah mengusulkan pembangunan pengairan maupun sumur-sumur untuk mendukung ketahanan pangan. Kita berharap sarana tersebut nantinya bisa membantu masyarakat dalam mengelola lahan pertaniannya,” jelasnya.

Benny menilai kerja sama dengan Pemkab Kukar menjadi bagian penting dalam menjalankan berbagai program tersebut. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Intinya, kami berharap sinergi yang sudah terjalin dengan pemerintah daerah dan masyarakat ini terus diperkuat. Karena kekuatan TNI dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan bersama rakyat,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *