Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Pemkab Kukar Gandeng LAN RI Dorong Kepala Sekolah Lebih Berani Berinovasi

239
×

Pemkab Kukar Gandeng LAN RI Dorong Kepala Sekolah Lebih Berani Berinovasi

Share this article
Pemkab Kukar Bersama LAN RI Menandatangani MoU dalam kunjungan silaturahmi LAN RI di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Pemkab Kukar Bersama LAN RI Menandatangani MoU dalam kunjungan silaturahmi LAN RI di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) menjalin kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kapasitas aparatur.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam kunjungan silaturahmi LAN RI di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kabupaten Kukar, Kamis (1/10/2026) malam.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, kerja sama dengan LAN RI selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi Pemkab Kukar, terutama dalam peningkatan kualitas SDM aparatur.

Lan Ri 2

Menurutnya, dukungan LAN RI telah diberikan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi, termasuk Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN), serta sejumlah pelatihan lainnya.

“Terima kasih kepada LAN RI yang selama ini sudah banyak membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, utamanya dalam sektor pengembangan sumber daya manusia,” katanya.

Dalam kerja sama yang diperpanjang tersebut, Pemkab Kukar juga mendorong adanya program pendampingan bagi kepala sekolah SD dan SMP.

Aulia menyebut, kepala sekolah memiliki banyak peluang untuk menciptakan program maupun inovasi di lingkungan pendidikan.

Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kepala sekolah yang merasa ragu ketika hendak mengambil keputusan atau menjalankan inovasi tertentu, terutama karena harus memastikan langkah yang dilakukan tetap sesuai dengan ketentuan.

Karena itu, Pemkab Kukar akan melibatkan LAN RI untuk memberikan pendampingan sehingga kepala sekolah memiliki ruang untuk mengembangkan inovasi sekaligus memahami tata kelola program secara lebih baik.

Aulia berharap pendampingan tersebut dapat membantu kepala sekolah mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan pendidikan, termasuk Dana BOS Nasional maupun Dana BOS Daerah.

“Dengan pendampingan dari LAN ini, kita berharap akan muncul inovasi-inovasi yang ada di sekolah-sekolah kita,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan kapasitas kepala sekolah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di daerah.

Selain itu, perpanjangan MoU juga diharapkan semakin memperkuat hubungan Pemkab Kukar dengan LAN RI dalam pengembangan SDM yang selama ini turut dijalankan melalui BKPSDM Kukar.

“Dengan adanya MoU ini, kita berharap lebih menguatkan lagi ikatan kerja sama yang sudah dilakukan antara LAN dengan Pemerintah Kabupaten Kukar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI Muhammad Taufiq, DEA, mengatakan kerja sama yang kembali diperpanjang tersebut akan diarahkan pada pengembangan kapasitas aparatur Pemkab Kukar agar mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menyebut, peningkatan kemampuan pimpinan sekolah menjadi salah satu fokus yang akan didorong melalui kerja sama tersebut. Kepala sekolah tingkat SD dan SMP diharapkan mampu menjadi penggerak inovasi di lingkungan sekolah masing-masing.

“Dengan kerja sama malam ini kita akan fokus untuk melakukan pengembangan kapasitas dari pemerintah Kabupaten Kukar, aparaturnya, berhubungan dengan inovasi-inovasi yang secara hasilnya dirasakan nyata oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan kualitas peserta didik. Karena itu, kemampuan mereka dalam mengelola sekolah, membangun kreativitas, serta menciptakan inovasi perlu terus diperkuat.

Selain sektor pendidikan, LAN RI juga mendorong perubahan pola kerja aparatur pemerintahan agar lebih mengutamakan kerja sama tim dan hasil yang ingin dicapai.

Taufiq mengatakan, birokrasi perlu membangun pola kerja yang lebih kolaboratif dan efisien sehingga setiap program tidak hanya berorientasi pada proses, tetapi juga menghasilkan manfaat yang jelas bagi masyarakat.

“Bagaimana kita mendorong cara kerja secara teamwork, berorientasi sebagai outcome, sehingga dengan hitungan efisiensi ini birokrasi mau bekerja bersama. Ini kita harapkan akan mendorong inovasi-inovasi dan kreativitas untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *