Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Karhutla di Km 9-10 Tenggarong Seberang Hanguskan 3,5 Hektare, Polisi Temukan Kejanggalan

238
×

Karhutla di Km 9-10 Tenggarong Seberang Hanguskan 3,5 Hektare, Polisi Temukan Kejanggalan

Share this article
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kilometer 9-10 Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kilometer 9-10 Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Kepulan asap hitam membumbung tinggi dan menyelimuti kawasan Kilometer 9-10 Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), saat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi pada Selasa (25/8/2026).

Api yang muncul di tiga titik menghanguskan sekitar 3,5 hektare lahan dan bahkan masih terlihat menyala hingga malam hari.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan kebakaran terjadi di sisi kiri dan kanan jalan dari arah Tenggarong menuju Samarinda.

“Luasan lahan yang terbakar 3,5 hektare. Sebelah kiri dari arah Tenggarong menuju Samarinda 1,5 hektare, sementara sebelah kanan 2 hektare lebih,” ujarnya.

Fida menjelaskan, terdapat tiga titik api yang harus ditangani petugas. Satu titik berada di sebelah kiri jalan, sedangkan dua titik lainnya berada di sebelah kanan dengan lokasi yang saling berdekatan.

Menurut Fida, api di salah satu lokasi masih terlihat menyala hingga sekitar pukul 19.00 Wita.

“Alasan mengapa api masih menyala sekitar jam 19.00 karena di tempat itu ada batu bara, sehingga tidak bisa dipadamkan. Jadi petugas terpaksa kembali ke posko meski api masih menyala, tapi hanya kecil nyalanya,” jelasnya.

Selain kondisi tersebut, minimnya akses air menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan.

“Untuk kendala di lapangan yaitu minimnya akses air. Namun untungnya di Kilometer sekitaran 7 atau 8 ada sumber air persawahan yang bisa kita manfaatkan,” pungkasnya.

Dalam penanganan Karhutla ini, enam personel Disdamkarmatan Kukar diterjunkan ke lokasi. Mereka mendapat bantuan dari sejumlah kelompok relawan, Damkar Samarinda Pos 11, Polsek, Koramil, PT BBE, Linmas, unsur kepolisian, serta masyarakat sekitar.

Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut. Setelah seluruh titik api berhasil ditangani, petugas kembali ke pos sektor untuk bersiaga.

Sementara itu, Kapolsek Tenggarong Seberang, IPTU Rizky Tovas, mengatakan titik kebakaran di Kilometer 9-10 Jalan Poros Samarinda-Tenggarong telah berhasil dipadamkan melalui kerja sama tim gabungan.

“Sampai saat ini api sudah berhasil di padamkan bersama Damkar, relawan, Koramil, Polsek, BPBD dan unsur lainnya,” katanya.

Meski demikian, pihak kepolisian menemukan sejumlah hal yang dianggap janggal saat melakukan pengecekan di lokasi kebakaran.

“Kami tadi cek lokasi ada beberapa dugaan kejanggalan. Di lokasi terdapat beberapa ban, baik tumpukan maupun ban-ban yang mungkin dulunya di lokasi tersebut merupakan tempat orang berjualan ban bekas atau tempat tambal ban,” ungkapnya.

Atas temuan tersebut, Polsek Tenggarong Seberang akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kukar untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan asal mula api yang memicu kebakaran.

“Kita harus lakukan penyelidikan lebih mendalam agar mengetahui asal-usul api itu dari mana. Untuk dugaan sementara seperti itu, namun hasil penyelidikannya nanti kami sampaikan setelah melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *