Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Bupati Kukar Lantik 14 Pejabat, Pengisian Jabatan Kosong Dilakukan Bertahap

253
×

Bupati Kukar Lantik 14 Pejabat, Pengisian Jabatan Kosong Dilakukan Bertahap

Share this article
Pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanega. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanega. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR:  Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melantik 14 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (21/8/2026).

Pelantikan ini menjadi bagian dari proses penataan organisasi Pemkab Kukar, sekaligus pengisian sejumlah jabatan yang sebelumnya masih kosong melalui mekanisme manajemen talenta.

Adapun delapan pejabat yang dilantik untuk menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yakni Ananias sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, M. Aidil sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kukar, serta Muhammad Rifani sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar.

Selanjutnya Dendy Irwan Fahrizah sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar, Muhammad Reza sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kukar, Syahliansyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kukar.

Kemudian Rendra Abadi sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, serta Syarifah Vanessa Filna sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar.

Sementara itu, enam pejabat lainnya dilantik untuk mengisi jabatan Administrator dan Pengawas. Mereka yakni Burhanuddin sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar, Ratna Yulianti Atma sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar.

Kemudian Ismail sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kukar, Muhammad Syamsu Rizal sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kukar, Syahid S. Fathullah sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kukar, serta Ariadi sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Disdukcapil Kukar.

Bupati Aulia mengatakan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari proses seleksi yang dilakukan menggunakan mekanisme manajemen talenta.

“Ini merupakan bagian dari proses seleksi yang kita menggunakan proses manajemen talenta, di mana ini merupakan kali yang kedua,” ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya Pemkab Kukar telah melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme yang sama untuk Kepala Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Aji Muhammad Parikesit.

Ia memastikan proses pengisian jabatan yang masih kosong akan terus dilakukan secara bertahap.

“Teman-teman banyak bertanya kapan diisi pejabat yang kosong. Tetap berproses, sehingga kita bisa mengisi kelengkapan organisasi ini sesuai dengan proporsinya,” jelasnya.

Aulia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan visi Kukar Idaman Terbaik. Terlebih, 17 program dedikasi pemerintah daerah telah dibagi ke seluruh organisasi perangkat daerah.

“Teman-teman bisa cepat menyesuaikan diri dengan Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar kita. Tujuh belas program dedikasi itu sudah kita bagi habis di seluruh organisasi perangkat daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk memastikan program pemerintah daerah berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Sehingga kita bisa lakukan Kukar Idaman Terbaik ini tetap dan selalu bisa dirasakan oleh warga masyarakat Kukar,” tegasnya.

Sementara itu, Rendra Abadi yang baru dilantik sebagai Kepala BKPSDM Kukar mengatakan, pesan Bupati menjadi pengingat bagi seluruh pejabat untuk menjaga integritas dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Pesan-pesannya khususnya kepada diri kami juga semuanya. Tadi Pak Bupati dalam sambutannya lebih kepada menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme dalam bekerja, tentunya dalam melayani masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kondisi efisiensi yang saat ini dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Di era efisiensi ini, jangan menyerah dengan keadaan, tetapi bagaimana kita tetap berusaha untuk bisa memaksimalkan diri melayani masyarakat,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *