Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
OLAHRAGA

Diikuti 84 Klub, Turnamen Sepak Bola Muara Wis Jadi Panggung Talenta Muda dan Penggerak UMKM

233
×

Diikuti 84 Klub, Turnamen Sepak Bola Muara Wis Jadi Panggung Talenta Muda dan Penggerak UMKM

Share this article
Flayer Turnamen Sepakbola Muara Wis Cup 2026 (Dok. Dispora Kukar)
Flayer Turnamen Sepakbola Muara Wis Cup 2026 (Dok. Dispora Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Antusiasme masyarakat terhadap sepak bola kembali terlihat di Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar). Turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) yang digelar di Desa Muara Wis tahun ini mencatat lonjakan peserta hingga mencapai 84 klub.

Jumlah tersebut jauh melampaui target awal panitia yang hanya menyiapkan kuota 45 klub. Bahkan, setelah pendaftaran dibuka melalui media sosial, seluruh kuota awal ludes hanya dalam waktu sekitar satu setengah jam.

Anggota DPRD Kukar, Taufik Ridiannur, mengatakan turnamen tersebut merupakan agenda tahunan yang telah tiga kali dilaksanakan di Desa Muara Wis. Kegiatan ini digelar melalui kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar melalui pokok-pokok pikiran (pokir).

Menurut Taufik, turnamen bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan trofi dan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mencari serta memperkenalkan talenta-talenta muda dari pelosok desa.

“Yang pertama, kita ingin supaya talenta-talenta muda yang ada di kampung-kampung ini kelihatan,” kata Taufik kepada media dutakaltimnews.com Kamis (13/8/2026).

Ia menilai, kehadiran pemain-pemain berkualitas dalam turnamen dapat memberikan motivasi kepada anak-anak muda yang selama ini menjadikan sepak bola sebagai hobi.

Dengan melihat langsung kemampuan pemain lain saat bertanding, para pemain muda di desa diharapkan terdorong untuk meningkatkan kemampuan dan berani berkompetisi pada level yang lebih tinggi.

Namun, manfaat turnamen tidak berhenti pada sektor olahraga. Taufik juga melihat adanya perputaran ekonomi selama pertandingan berlangsung, terutama bagi pelaku UMKM.

Durasi turnamen yang diperkirakan mencapai sekitar 43 hari membuat pedagang lokal memiliki kesempatan lebih panjang untuk berjualan.

“Kalau biasanya mereka berjualan sekitar 23 hari, dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan durasi turnamen yang lebih panjang, aktivitas UMKM juga ikut meningkat,” ujarnya.

Tingginya antusiasme peserta bahkan membuat panitia mengubah rencana awal. Dari target 45 klub, panitia akhirnya menerima seluruh peserta yang telah mendaftar sehingga jumlahnya mencapai 84 klub.

Taufik mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan koordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat setempat. Selain tingginya minat peserta, pihaknya tidak ingin mengecewakan klub-klub yang sudah mendaftar.

Turnamen ini juga dikemas sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan terbuka untuk klub-klub se-Kukar.

Untuk menambah daya tarik kompetisi, panitia menyiapkan hadiah yang cukup besar. Juara pertama mendapatkan Rp25 juta, juara kedua Rp18 juta, juara ketiga Rp12 juta, sedangkan juara keempat memperoleh Rp7 juta.

Selain itu, penghargaan masing-masing Rp1 juta disiapkan untuk pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, dan pencetak gol terbanyak.

Taufik menegaskan, besarnya hadiah dan jumlah peserta bukan tujuan utama. Ia berharap turnamen dapat menjadi wadah yang konsisten untuk membina pemain muda sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Dispora Kukar. Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Rita Agustina, mengatakan pihaknya mendukung turnamen tersebut sebagai bagian dari pembinaan olahraga di daerah.

Menurut Rita, sepak bola memiliki animo yang sangat besar di tengah masyarakat. Karena itu, turnamen lokal seperti di Muara Wis dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk menemukan bibit atlet potensial.

“Kami berharap dari kegiatan turnamen ini bisa menghasilkan atlet-atlet muda,” ujar Rita.

Ia berharap pemain potensial yang muncul dari turnamen tersebut dapat dibina lebih lanjut untuk mengikuti kompetisi secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Dengan demikian, lapangan sepak bola di Muara Wis tidak hanya menjadi tempat perebutan kemenangan, tetapi juga menjadi panggung awal bagi talenta-talenta muda Kukar untuk menunjukkan kemampuan mereka. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *