KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menjelaskan alasan masih banyaknya jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena pemerintah daerah tengah menyelesaikan proses penataan pejabat melalui sistem manajemen talenta.
pemerintah daerah akan segera melaksanakan pelantikan kepala OPD definitif. Saat ini, proses tersebut masih menunggu selesainya verifikasi teknis (vertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai tahapan akhir sebelum pelantikan dilakukan.
Aulia mengatakan, Pemkab Kukar sengaja tidak terburu-buru melakukan pengisian jabatan definitif. Langkah itu dilakukan agar seluruh proses penempatan pejabat berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Karena kenapa kemarin agak lama banyak Plt, karena kita memfinalkan terkait manajemen talenta. Sekarang seluruh proses ini kita lakukan dengan manajemen talenta,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, seluruh tahapan dalam penerapan manajemen talenta telah dilaksanakan. Sistem tersebut menjadi dasar dalam menentukan pejabat yang akan mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Kukar secara objektif dan sesuai kompetensi.
Saat ini, Pemkab Kukar tinggal menunggu proses vertek dari BKN. Verifikasi tersebut menjadi tahapan akhir sebelum pelantikan pejabat definitif dapat dilaksanakan.
“Kita sudah meminta verifikasi dengan BKN. Nanti ketika vertek dari BKN sudah keluar, segera kita lantik,” katanya.
Aulia memastikan seluruh proses administrasi saat ini masih berjalan dan diharapkan dapat segera rampung.
“Bisa jadi minggu depan sudah ada pelantikan. Semua sedang berproses,” tutupnya. (*van)

















