Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI DAN BISNISKUTAI KARTANEGARA

Kades Loa Duri Ulu Buka Suara soal Koperasi Merah Putih Dibangun di Atas Bukit

265
×

Kades Loa Duri Ulu Buka Suara soal Koperasi Merah Putih Dibangun di Atas Bukit

Share this article
Bangunan KDMP Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan (Dok. Pemdes Loa Duri Ulu)
Bangunan KDMP Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan (Dok. Pemdes Loa Duri Ulu)
Example 468x60

KUKAR: Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, menjadi sorotan masyarakat. Lokasi bangunan yang berada di atas bukit dinilai kurang strategis karena jauh dari jalan utama dan pusat aktivitas warga.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menegaskan bahwa pemilihan lokasi bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan mengikuti ketentuan pemerintah dalam pembangunan KDMP.

Menurut Arsyad, pembangunan koperasi dibiayai melalui alokasi Dana Desa yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, desa wajib melaksanakan pembangunan dengan syarat lahan yang digunakan harus merupakan aset milik pemerintah desa dan memiliki luas minimal sekitar 1.000 meter persegi.

“Di Desa Loa Duri Ulu, satu-satunya lahan milik pemerintah yang memenuhi persyaratan itu berada di Bukit Ratai. Karena itu, lokasi tersebut dipilih untuk pembangunan koperasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lahan tersebut awalnya direncanakan sebagai lapangan sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah desa telah melakukan pematangan lahan, membangun akses jalan, serta melakukan semenisasi menuju lokasi sehingga kini dapat dilalui kendaraan.

Arsyad juga membantah anggapan bahwa lokasi tersebut jauh dari permukiman. Menurutnya, di sekitar kawasan pembangunan telah terdapat rumah-rumah warga sehingga koperasi tetap mudah dijangkau masyarakat.

Selain memenuhi syarat administrasi, lokasi di atas bukit dinilai memiliki potensi wisata karena menawarkan pemandangan yang cukup menarik. Pemerintah desa bahkan berencana mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata desa di masa mendatang.

“Kalau nanti berkembang, kawasan ini juga kami harapkan bisa menjadi objek wisata karena berada di dataran tinggi dengan panorama yang cukup bagus,” katanya.

Ia menambahkan, penetapan lokasi pembangunan telah melalui musyawarah desa yang melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Saat ini progres pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih telah mencapai sekitar 95 persen. Pekerjaan yang masih tersisa meliputi pemasangan instalasi listrik, saluran air, dan sejumlah pekerjaan penyelesaian lainnya.

“Ke depan, koperasi tersebut akan menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti sembako, pupuk, dan pakan ternak maupun perikanan. Hal itu dinilai sejalan dengan kondisi Desa Loa Duri Ulu yang memiliki banyak petani dan pembudidaya ikan,” tutupnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *