Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD KUTAI KARTANEGARAKUTAI KARTANEGARA

Jembatan Sebulu Terancam Mangkrak, DPRD Kukar Siapkan Skema Khusus Selamatkan Proyek Rp900 Miliar

237
×

Jembatan Sebulu Terancam Mangkrak, DPRD Kukar Siapkan Skema Khusus Selamatkan Proyek Rp900 Miliar

Share this article
Tiang Pendekat Jembatan Sebulu (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Tiang Pendekat Jembatan Sebulu (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Nasib pembangunan Jembatan Sebulu kembali menjadi sorotan. DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan proyek strategis bernilai hampir Rp900 miliar itu tidak boleh mangkrak, meski masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk bisa diselesaikan.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengungkapkan, pihaknya akan segera mengevaluasi kelanjutan proyek, termasuk mengkaji kendala yang dihadapi kontraktor. Menurutnya, apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor dapat dikenai tindakan tegas.

“Kalau ada kontraktor yang bekerja tidak sesuai ketentuan, tentu harus ditindak. DPRD juga akan melakukan pengawasan secara khusus,” tegas Ahmad Yani Rabu (8/7/2026).

Ia menilai penghentian pembangunan bukanlah pilihan karena ratusan miliar rupiah anggaran daerah telah digelontorkan. Jika proyek dibiarkan berhenti, pemerintah daerah berpotensi mengalami kerugian besar tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat.

DPRD pun mulai menyiapkan berbagai opsi pembiayaan agar pembangunan tetap berlanjut. Skema proyek tahun jamak (multiyears), pinjaman daerah, hingga dukungan dana dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadi alternatif yang tengah dikaji.

“Jangan sampai dana yang sudah dikeluarkan menjadi sia-sia. Jembatan ini harus selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan pembangunan bentang tengah jembatan belum dapat dimulai karena masih menunggu pemenuhan persyaratan teknis dari Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR.

“Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah pengeboran tanah hingga kedalaman sekitar 60 meter di lokasi pilar jembatan. Kegiatan tersebut telah dianggarkan pada 2026 dan hasilnya akan menjadi dasar persetujuan desain layak fungsi,” ujarnya.

Linda menyebut kebutuhan anggaran pembangunan bentang tengah diperkirakan mencapai Rp460 miliar hingga Rp480 miliar, sedangkan total biaya pembangunan Jembatan Sebulu beserta jalan pendekat mendekati Rp900 miliar.

Hingga kini, pembangunan baru difokuskan pada jalan pendekat. Masih terdapat sekitar 300 meter jalan yang belum dibangun akibat persoalan pembebasan lahan, sementara empat bentang jembatan juga belum terpasang girder.

Pada tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp8,6 miliar untuk melanjutkan satu bentang jembatan, meliputi pemasangan girder, pengecoran lantai, pembangunan trotoar, railing, serta pengeboran tanah.

Meski progres terus berjalan, pemerintah daerah mengakui penyelesaian Jembatan Sebulu masih membutuhkan dukungan anggaran yang besar. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *