Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI DAN BISNISKUTAI KARTANEGARAPEMKAB KUKAR

Distanak Kukar Prioritaskan Bantuan Ayam Petelur untuk Dukung Program MBG

238
×

Distanak Kukar Prioritaskan Bantuan Ayam Petelur untuk Dukung Program MBG

Share this article
Distanak Kukar, melakukan peninjauan ke salah satu peternakan ayam petelur yang menerima bantuan dari Distanak Kukar. (Dok. Distanak Kukar)
Distanak Kukar, melakukan peninjauan ke salah satu peternakan ayam petelur yang menerima bantuan dari Distanak Kukar. (Dok. Distanak Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap melanjutkan program bantuan pengadaan ternak pada 2026 meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, bantuan tahun ini diprioritaskan untuk pengembangan ayam petelur guna mendukung program pusat yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Rifani, mengatakan bantuan akan diberikan kepada kelompok tani di sejumlah desa dalam bentuk paket lengkap yang meliputi kandang, ayam petelur, serta pakan hingga satu siklus pemeliharaan.

“Bantuan tetap ada. Tahun ini kita prioritaskan ternak unggas, khususnya ayam petelur untuk mendukung program pusat, yaitu MBG. Bantuan yang diberikan berupa kandang, ayam petelur, dan pakan sampai satu siklus, sehingga setelah panen kelompok tinggal melanjutkan usahanya secara mandiri,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Rifani menjelaskan, masa pemeliharaan berlangsung sekitar 16 minggu hingga ayam mulai berproduksi. Setelah itu, kelompok penerima diharapkan dapat memanfaatkan hasil penjualan telur untuk membeli pakan dan memenuhi kebutuhan operasional selanjutnya.

Menurutnya, pengembangan ayam petelur memiliki prospek yang baik karena kebutuhan telur di Kukar masih belum terpenuhi dan sebagian besar pasokan masih didatangkan dari luar daerah.

“Berdasarkan kondisi saat ini, kebutuhan telur di Kukar masih cukup tinggi dan sebagian masih disuplai dari luar daerah. Karena itu, kami ingin mendorong peningkatan produksi lokal,” katanya.

Pada tahun ini, Distanak Kukar menyalurkan bantuan pengembangan ayam petelur kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan, yakni Samboja, Anggana, Loa Janan, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman, Muara Muntai, Muarawis, dan Kota Bangun

Untuk mendapatkan bantuan, kelompok tani diwajibkan mengajukan permohonan serta menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan kandang.

Selain bantuan fisik, Distanak Kukar juga mengusulkan pelatihan bagi calon penerima bantuan melalui anggaran perubahan. Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung di kawasan pengembangan peternakan di Samboja agar kelompok mampu mengelola usaha ayam petelur dengan baik.

Setiap kandang dirancang berkapasitas sekitar 100 hingga 200 ekor ayam. Jika satu kelompok memperoleh dua unit kandang, maka jumlah ayam yang dipelihara bisa mencapai sekitar 400 ekor.

“Kalau kapasitas kandang 100-200 ekor, jadi tergantung kalau misalnya satu kelompok dapat 2 kandang berarti untuk 400 ekor,” ungkapnya.

Rifani berharap bantuan tersebut mampu menjadi modal awal bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur secara berkelanjutan, sekaligus memperluas penerima manfaat di masa mendatang hingga Kukar dapat mewujudkan swasembada telur. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *