Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Lomba Sumpit Tradisional Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Kukar

213
×

Lomba Sumpit Tradisional Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Kukar

Share this article
Turnamen olahraga tradisional sumpit Dalam Rangka Memperingati HUT Bhayangkara ke-80. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Turnamen olahraga tradisional sumpit Dalam Rangka Memperingati HUT Bhayangkara ke-80. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Ratusan pegiat olahraga tradisional sumpit memadati halaman Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (27/6/2026).

Sebanyak 194 peserta, terdiri dari 131 putra dan 63 putri, bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Lomba Sumpit Tradisional yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Sejak pagi, suasana perlombaan berlangsung semarak. Para peserta berbaris rapi sambil menunjukkan kemampuan membidik sasaran menggunakan sumpit, senjata tradisional khas Kalimantan yang kini berkembang menjadi cabang olahraga tradisional.

Dalam perlombaan ini, ketepatan sasaran tidak hanya ditentukan oleh kekuatan tiupan. Para peserta juga dituntut memiliki konsentrasi, ketenangan, dan kontrol pernapasan yang baik agar setiap anak sumpit melesat tepat menuju titik bernilai tertinggi.

IMG 20260627

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, mengatakan Antusiasme peserta semakin terasa karena lomba tidak hanya diikuti masyarakat Kukar. Sejumlah peserta juga datang dari berbagai daerah, seperti Kota Bontang, Kalimantan Barat (Kalbar), hingga Kalimantan Utara (Kaltara).

“Pesertanya ada dari berbagai daerah di Kukar, serta diikuti dari luar daerah, seperti Bontang, Kalbar hingga Kaltara,” ujarnya.

Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta mendapat kesempatan melepaskan 10 tembakan yang dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dilakukan dengan posisi berdiri, sesi kedua dengan posisi jongkok, dan sesi terakhir kembali menggunakan posisi berdiri.

Setiap anak sumpit yang mengenai papan sasaran akan memperoleh nilai sesuai titik yang dicapai. Semakin dekat ke pusat sasaran, semakin tinggi nilai yang diperoleh.

“Poin tertinggi berada di angka 10 di bagian tengah. Peserta yang konsisten mengenai titik tersebut dan mengumpulkan nilai tertinggi akan menjadi pemenang,” jelasnya.

Para juara nantinya akan mendapatkan medali serta uang pembinaan dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Ia mengatakan mengatakan, lomba sumpit tradisional ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bentuk komitmen Polres Kukar dalam melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kalimantan.

“Melalui lomba sumpit tradisional ini, Polres Kukar ingin berperan dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polres Kukar dan masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *