Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Singkong Jadi Motor Ekonomi Baru Kelurahan Karang Joang

80
×

Singkong Jadi Motor Ekonomi Baru Kelurahan Karang Joang

Share this article
17aa581e bf14 492d 82d3 53a3d29e5087
Produk UMKM Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara yang berbahan dasar singkong. (Foto: Ist/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Langkah sederhana namun berdampak besar ditunjukkan Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara dalam mengolah potensi lokal. Melalui komoditas singkong, wilayah ini berhasil membangun gerakan yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Di tengah tantangan kebutuhan pangan dan fluktuasi ekonomi, singkong dipilih sebagai solusi strategis. Di bawah kepemimpinan Lurah Maryana, komoditas yang selama ini dianggap sederhana justru diangkat menjadi produk unggulan bernilai tambah.

“Singkong kami pilih karena bahan bakunya tersedia dan banyak ditanam oleh petani di Karang Joang. Singkong juga merupakan sumber karbohidrat yang baik serta kaya nutrisi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Tak sekadar menjadi alternatif pangan pengganti beras, singkong kini diolah menjadi berbagai produk kreatif seperti tape, keripik, opak, permen tape, hingga tepung tapioka dan mocaf. Inovasi ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi produktif.

Menariknya, program ini tidak berhenti pada produksi. Rantai ekonomi dibangun dari hulu ke hilir mulai dari petani, pengolah, hingga pelaku pemasaran yang semuanya melibatkan warga setempat. Hasilnya, muncul peluang usaha baru yang perlahan meningkatkan pendapatan masyarakat.

2243ffb4 2a8a 4c08 81c8 be62ee630108

Sejumlah produk bahkan telah diproduksi secara rutin dan dipasarkan di pasar tradisional serta toko-toko di sekitar Balikpapan. Tape singkong, opak, dan permen tape menjadi produk andalan, sementara tepung mocaf dikembangkan sesuai permintaan pasar.

Maryana menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian yang berkelanjutan. “Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melalui pendekatan berbasis potensi lokal, Karang Joang menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Dari singkong yang tumbuh di kebun warga, kini lahir harapan baru.ketahanan pangan yang kuat sekaligus ekonomi masyarakat yang semakin berkembang.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *