Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM DAN KRIMINAL

Lapas Balikpapan Tegaskan Perang terhadap Halinar dan Bangun Kepercayaan Publik

82
×

Lapas Balikpapan Tegaskan Perang terhadap Halinar dan Bangun Kepercayaan Publik

Share this article
8fa7256e 329f 4132 bad2 0e86050215e3
Serah terima jabatan kepala lapas dari Edy Susetyo kepada Andri Lesmano, di Aula Lapas Balikpapan, pada hari Selasa, 21 April 2026. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Upaya reformasi di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan di Lapas Kelas IIA Balikpapan. Melalui Ikrar Zero Halinar yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan kepala lapas, institusi ini mengirim pesan kuat, perang terhadap praktik ilegal di dalam lapas harus dimulai dari komitmen nyata seluruh jajaran.

Kegiatan yang berlangsung di aula gedung baru lapas kelas II Balikpapan tersebut diikuti seluruh pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga regu pengamanan. Suasana khidmat sejak awal acara mencerminkan keseriusan dalam membangun integritas di tengah sorotan publik yang semakin tinggi terhadap lembaga pemasyarakatan.

Ikrar Zero Halinar yang menegaskan komitmen bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba bukan sekadar simbol. Ia menjadi fondasi moral dalam mendorong perubahan budaya kerja yang lebih bersih dan profesional.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM yang terus memperkuat reformasi birokrasi, khususnya dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel.

Momentum ini juga ditandai dengan serah terima jabatan dari Edy Susetyo kepada Andri Lesmano sebagai kepala lapas yang baru.

Dalam sambutannya, Edy menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Integritas bukan hanya slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap tindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Andri Lesmano menekankan pentingnya melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam pembinaan warga binaan, tanpa mengabaikan aspek keamanan. “Pemasyarakatan bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga pembinaan. Kita ingin memastikan setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya, pada hari Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan ini menegaskan bahwa reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan tidak cukup berhenti pada kebijakan atau seremoni. Diperlukan komitmen personal yang konsisten dari seluruh jajaran untuk benar-benar mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam keseharian.

Ikrar yang diucapkan menjadi janji moral yang harus dibuktikan melalui tindakan nyata, mulai dari pelayanan hingga pengawasan di dalam lapas.

Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Dengan tata kelola yang bersih dan profesional, lapas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang efektif.

Lapas Kelas IIA Balikpapan kini dihadapkan pada tantangan besar, memastikan komitmen Zero Halinar benar-benar terwujud dalam praktik, sekaligus menghadirkan sistem pembinaan yang mampu memberi harapan baru bagi warga binaan.

Sebab pada akhirnya, pemasyarakatan bukan hanya tentang hukuman, melainkan tentang perubahan dan kesempatan untuk kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *