KUKAR: Warga Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dibuat resah dalam beberapa hari terakhir akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang disertai lonjakan harga di tingkat pengecer.
Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang bergantung pada BBM untuk transportasi dan kebutuhan sehari-hari. Kelangkaan ini diduga terjadi akibat tersendatnya distribusi pasokan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menelusuri penyebab kelangkaan tersebut dengan berkoordinasi bersama camat dan tim pemantau harga di lapangan.
“Sebenarnya kemarin saya coba cari tahu langsung dengan Pak Camat dan tim di lapangan. Kita punya tim pemantau harga di semua kecamatan. Ternyata memang sempat terkendala pasokan lewat jalur air,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menyebut, distribusi BBM yang biasanya masuk melalui jalur Sungai Mahakam mengalami gangguan, meski penyebab pastinya belum diketahui secara rinci.
“Waktu itu ada gangguan pasokan lewat air. Biasanya masuk lewat Mahakam. Tapi dua hari setelah itu saya dapat informasi pasokan sudah kembali normal,” lanjutnya.
Terkait kemungkinan intervensi dari pemerintah daerah, Sunggono menegaskan bahwa langkah tersebut akan dilakukan jika kondisi tidak dapat diatasi.
“Kalau memang tidak bisa tertangani, tentu bisa kita intervensi. Tapi karena laporan terakhir sudah terpenuhi, artinya tidak ada langkah khusus yang perlu dilakukan saat ini,” jelasnya.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya laporan dari masyarakat maupun pemerintah kecamatan jika ditemukan kendala di lapangan, termasuk terkait infrastruktur yang dapat menghambat distribusi.
“Kalau ada masalah, segera laporkan secara tertulis. Nanti langsung saya turunkan tim, termasuk dari PU dan OPD terkait, untuk memastikan penanganannya,” tegasnya.
Ia juga menyinggung kondisi jalan dari wilayah Seberimbingan menuju Tuana Tuha yang sebelumnya dikeluhkan karena berpotensi menghambat distribusi barang, termasuk BBM. Namun, saat ini perbaikan disebut sudah mulai berjalan.
“Alhamdulillah sekarang sudah jalan perbaikannya,” tutupnya. (*van)

















