BALIKPAPAN: Pentingnya percepatan penyelesaian tahap akhir pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, agar segera dapat dimanfaatkan dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran.
Dalam peninjauan yang dilakukan Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo pada Kamis, 16 April 2026, ia mengungkapkan bahwa secara fisik pembangunan gedung sebenarnya telah rampung, meskipun sempat meleset dari target penyelesaian tahun 2025.
Menurutnya, hambatan yang tersisa bukan lagi pada konstruksi utama, melainkan pada aspek fungsional bangunan, khususnya operasional lift yang hingga kini belum dapat digunakan.
“Secara keseluruhan sudah selesai. Tinggal beberapa hal yang perlu disempurnakan, terutama lift,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa mesin lift sebenarnya telah siap digunakan. Namun, sistem tersebut belum dapat beroperasi karena masih menunggu integrasi dengan kelistrikan melalui perangkat Main Distribution Panel (MDP).
“Masalahnya bukan di mesin, tapi di penyambungan daya listriknya. Kalau itu selesai, lift bisa langsung berfungsi,” jelasnya.
Bagus menilai kondisi gedung saat ini sudah sangat layak untuk digunakan. Ia bahkan mengapresiasi kualitas ruang paripurna yang dinilai representatif, serta kelengkapan furnitur yang telah tersedia.
“Ruang paripurna sudah sangat bagus, mebel juga sudah siap. Jadi sebenarnya tinggal menunggu lift saja,” katanya.
Ia pun mengingatkan agar seluruh pekerjaan yang masuk dalam daftar penyempurnaan (checklist) segera dituntaskan. Menurutnya, percepatan ini penting agar gedung bisa segera difungsikan dan tidak terus membebani anggaran akibat penggunaan fasilitas sementara.
“Kalau bisa dipercepat, tentu lebih baik. Supaya tidak ada lagi pengeluaran untuk kantor lain,” tegasnya.

Terkait waktu pasti penggunaan gedung, ia mengaku belum dapat memastikan karena pihak teknis yang bertanggung jawab tidak berada di lokasi saat peninjauan. Hal serupa juga disampaikan terkait kemungkinan adanya tambahan anggaran yang masih menunggu informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Meski demikian, ia optimistis gedung DPRD Balikpapan akan segera dapat dimanfaatkan setelah kendala teknis terselesaikan.
“Kalau sudah ditempati, semua kegiatan seperti rapat paripurna bisa dilakukan di sini. Dengan kantor baru, semangat kerja pasti akan meningkat dan kinerja juga lebih optimal,” tutupnya.
Kondisi bangunan yang hampir sepenuhnya siap, penyelesaian tahap akhir kini menjadi kunci agar gedung DPRD Balikpapan benar-benar dapat difungsikan secara maksimal dan mendukung aktivitas legislatif secara lebih efisien.(las)

















