Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Pemkab Kukar Segera Perbaiki Jalan Poros Kenohan Dengan Anggaran Rp15 Miliar

272
×

Pemkab Kukar Segera Perbaiki Jalan Poros Kenohan Dengan Anggaran Rp15 Miliar

Share this article
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera melakukan perbaikan pada ruas jalan poros, di Kecamatan Kenohan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.

Ruas jalan yang menjadi jalur penghubung penting antarwilayah tersebut akan mulai ditangani dalam waktu dekat setelah seluruh proses administrasi proyek dinyatakan rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, mengatakan seluruh tahapan administrasi dan proses pengadaan proyek telah rampung. Saat ini pekerjaan tinggal menunggu penandatanganan kontrak sebelum kegiatan fisik dimulai.

“Administrasinya sudah selesai, tinggal kontrak. Setelah itu langsung bergerak di lapangan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan jalan ini menjadi prioritas karena merupakan akses utama yang menghubungkan Kecamatan Kenohan dengan wilayah Tabang dan Kembang Janggut. Selama ini, kondisi jalan yang rusak sering menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi barang.

Untuk penanganan tersebut, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar. Anggaran itu terdiri dari Rp10 miliar untuk pembangunan dan Rp5 miliar untuk pemeliharaan jalan.

Namun karena keterbatasan anggaran, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh dengan konstruksi permanen. Dari total sekitar 9 kilometer ruas jalan yang mengalami kerusakan, hanya sebagian titik yang akan diperkuat menggunakan beton.

“Yang dicor sekitar 700 sampai 800 meter di titik paling rawan, seperti di Sebelimbingan sampai Teluk Muda,” jelasnya.

Sementara itu, sisa ruas jalan lainnya akan ditangani menggunakan metode agregat dan pemadatan agar tetap fungsional serta aman dilalui kendaraan.

Menurut Wiyono, metode tersebut dipilih berdasarkan pengalaman sebelumnya. Penggunaan aspal dinilai tidak mampu bertahan lama karena tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.

Pemkab Kukar menargetkan pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga bulan. Selain itu, pemeliharaan jalan juga akan dilakukan secara berkelanjutan hingga akhir tahun untuk menjaga kondisi jalan tetap stabil.

Fokus pemeliharaan akan diarahkan pada sejumlah titik kritis, termasuk kawasan Sebelimbingan, Teluk Muda hingga perbatasan Tuana Tuha yang selama ini dikenal paling rentan mengalami kerusakan.

Meski belum dapat ditangani secara menyeluruh, pemerintah daerah optimistis kondisi jalan akan jauh lebih baik setelah perbaikan dilakukan.

“Kalau ingin benar-benar tuntas, memang butuh anggaran besar, sekitar Rp80 sampai Rp90 miliar,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *