KUKAR: Sebanyak 18 pasang atlet padel dari Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan ambil bagian dalam turnamen Aubry Open yang akan digelar di Samarinda, pada 9–12 April 2026.
Keikutsertaan ini menjadi langkah lanjutan bagi para atlet Kukar untuk menguji kemampuan di ajang yang lebih besar setelah sebelumnya sukses menggelar turnamen padel di Tenggarong.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Dery Wardhana, mengatakan bahwa meski kepengurusan Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) di Kukar belum terbentuk secara resmi, aktivitas dan perkembangan olahraga padel di daerah tersebut sudah mulai menunjukkan kemajuan.
Menurutnya, selama ini sudah ada koordinator yang menghimpun para pegiat padel di Kukar untuk mengikuti berbagai kegiatan maupun turnamen.
“Memang PBPI Kutai Kartanegara ini belum terbentuk secara resmi. Namun sudah ada koordinator yang selama ini menggerakkan teman-teman untuk mengikuti berbagai turnamen, termasuk Aubry Open yang akan digelar di Samarinda,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, para atlet yang berangkat ke turnamen tersebut berasal dari sejumlah klub padel yang aktif di Kukar, di antaranya seperti Arjuna Klub, Ceria Klub, AMS Klub, Selkom, dan atlet dari PBPI Kukar sendiri. Para peserta akan berlaga di berbagai kategori, mulai dari open, silver, bronze hingga lower bronze.
Turnamen Aubry Open sendiri disebut sebagai salah satu ajang padel terbesar di Indonesia dengan total hadiah mencapai sekitar Rp500 juta. Selain diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia, kompetisi ini juga menghadirkan sejumlah pemain dari luar negeri.
Dery menambahkan, keikutsertaan para atlet Kukar dalam turnamen ini juga merupakan bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga padel di daerah.
Sebelumnya, komunitas padel di Kukar juga telah sukses menggelar turnamen di Tenggarong pada bulan Ramadan lalu yang mendapat sambutan cukup baik dari para pecinta olahraga tersebut.
“Melalui turnamen itu kita melihat partisipasi teman-teman klub cukup tinggi. Dari situlah mulai tumbuh semangat untuk melangkah lebih jauh dan mengikuti kejuaraan yang lebih besar,” katanya.
Ia berharap, keikutsertaan dalam ajang ini tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga dapat memacu semangat atlet serta mendorong perkembangan olahraga padel di Kukar.
“Harapannya tentu kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Yang penting kita ikut berpartisipasi dulu agar terlihat bahwa padel di Kukar bisa berkembang secara baik dan semakin masif,” tutupnya. (*van)

















