Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM DAN KRIMINAL

Polresta Balikpapan Petakan Titik Macet Lebaran, Fokus Pengaturan di Koridor BSB–MT Haryono

174
×

Polresta Balikpapan Petakan Titik Macet Lebaran, Fokus Pengaturan di Koridor BSB–MT Haryono

Share this article
60e2155a ff80 4f00 bc3d 70807e3e9038 1
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Menghadapi lonjakan mobilitas saat mudik hingga Idulfitri 1447 Hijriah, Polresta Balikpapan tidak hanya menyiapkan pengamanan, tetapi juga memetakan secara spesifik titik-titik krusial yang berpotensi menjadi simpul kemacetan.

Salah satu koridor yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Balikpapan Super Block (BSB) hingga sepanjang Jalan MT Haryono. Jalur ini dinilai sebagai urat nadi pergerakan warga, karena menghubungkan pusat perbelanjaan, permukiman, dan akses utama kota.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, mengungkapkan bahwa potensi kepadatan di kawasan tersebut meningkat signifikan menjelang Lebaran, terutama saat malam takbiran dan puncak arus mudik.

“Koridor BSB hingga MT Haryono menjadi salah satu titik dengan intensitas kendaraan tinggi. Ini yang kami antisipasi melalui berbagai skenario pengaturan lalu lintas,” ujarnya, pada hari Minggu, 22 Maret 2026.

Sebagai langkah strategis, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara sejumlah titik putar balik (U-turn) pada jam-jam tertentu. Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi hambatan arus dan meminimalkan antrean panjang kendaraan di jalur utama.

Selain rekayasa jalan, pengamanan juga diperkuat melalui Operasi Ketupat 2026 yang telah berlangsung sejak 13 Maret. Sebanyak 609 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama periode Lebaran.

Petugas ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk pos pengamanan di kawasan Plaza Balikpapan, BSB, dan Manggar. Sementara itu, pos terpadu didirikan di simpul transportasi vital seperti Pelabuhan Kariangau, Terminal Batu Ampar, Pelabuhan Semayang, serta Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Menariknya, Polresta juga menyiapkan pos pantau yang bersifat fleksibel. Pos ini dapat dipindahkan sewaktu-waktu mengikuti dinamika di lapangan, terutama jika terjadi penumpukan kendaraan secara tiba-tiba.

Tak hanya volume kendaraan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah ruas jalan yang dapat memperparah kemacetan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap disiplin dan bersabar saat berkendara. Polisi juga mengingatkan agar perayaan malam takbiran tidak diwarnai aktivitas yang berisiko, seperti penggunaan knalpot bising, kendaraan tidak layak jalan, atau membawa penumpang melebihi kapasitas.

“Keselamatan adalah yang utama. Dengan kerja sama masyarakat, kami optimistis arus mudik dan perayaan Idulfitri di Balikpapan dapat berjalan aman dan lancar,” tegas Kapolresta.

Melalui pendekatan berbasis pemetaan titik rawan dan rekayasa situasional, kepolisian berharap pergerakan masyarakat selama Lebaran tetap terkendali, meski terjadi lonjakan aktivitas di berbagai penjuru kota.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *