KUKAR : Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong mulai membuka pendaftaran layanan kunjungan bagi masyarakat, khususnya keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Layanan ini disiapkan sebagai upaya memberikan kesempatan bagi keluarga untuk bersilaturahmi dengan warga binaan saat momentum Lebaran, dengan tetap memperhatikan ketertiban serta aspek keamanan di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Tenggarong, Suparman, mengatakan layanan kunjungan Lebaran tahun ini dilaksanakan dengan skema yang hampir sama seperti tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, layanan kunjungan akan berlangsung selama empat hari dan dibagi ke dalam lima sesi kunjungan. Pendaftaran kunjungan juga kembali dilakukan secara daring.
“Pada tahun ini kami tetap menerapkan pendaftaran secara online seperti tahun sebelumnya, dan pendaftaran sudah resmi dibuka mulai sekarang hingga hari pelaksanaan kunjungan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, setiap sesi kunjungan akan diberlakukan sistem kuota. Setiap sesi hanya diperuntukkan bagi 50 WBP dengan jumlah pengunjung maksimal lima orang untuk setiap warga binaan yang dikunjungi.
Menurut Suparman, pembatasan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung sekaligus menjaga aspek keamanan di dalam lingkungan lapas.
Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk membantu pengamanan selama kegiatan kunjungan berlangsung.
Ia menambahkan, Lapas Tenggarong juga telah menyiapkan satuan tugas layanan kunjungan yang terbagi dalam empat tim guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan lancar.
“Demi kemudahan dan kelancaran layanan, kami tidak melayani penitipan barang bawaan maupun makanan dari luar. Namun pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas belanja yang telah disediakan oleh koperasi lapas,” jelasnya.
Melalui skema layanan yang telah disiapkan tersebut, pihak lapas berharap kunjungan Lebaran dapat berjalan tertib serta memberikan kenyamanan bagi keluarga warga binaan yang datang berkunjung.
“Kami juga berharap masyarakat atau keluarga WBP dapat mematuhi seluruh ketentuan layanan yang telah ditetapkan serta selalu mengupdate informasi layanan melalui akun resmi media sosial maupun nomor layanan Lapas Tenggarong,” pungkasnya. (*van)

















