KUKAR: Kaseh Selamat Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sultan Adji Muhammad Arifin dalam rangka peringatan usia ke-75 tahun, yang berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong, Senin (9/2/2026).
Acara ini dihadiri oleh kerabat Kesultanan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam Sambutannya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura melalui Pangeran Mangku Pati menyampaikan ungkapan syukur serta terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir.
Disebutkan bahwa Sultan Adji Muhammad Arifin lahir di Wassenaar, Provinsi Zuid- Holland Belanda, pada 9 Februari 1951. Perjalanan hidup beliau ditempa oleh keluarga, pendidikan, agama, serta organisasi yang membentuk karakter kepemimpinan hingga kini berdiri sebagai Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ditegaskan bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga simbol peradaban, kearifan lokal, serta nilai-nilai luhur yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Nilai kebijaksanaan, keadilan, persatuan, dan penghormatan terhadap adat menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang berbudaya, berdaulat, dan bermartabat.
Peringatan Hari Ulang Tahun Sultan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah Kesultanan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat serta budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Atas nama Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, kami mengucapkan Kasih Selamat kepada Yang Mulia Sultan Adji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke 21, pada usia ke-75 tahun. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan keberkahan.
Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun Sultan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap peran penting Kesultanan dalam menjaga moral dan marwah daerah.
“Kesultanan bukan hanya lembaga adat, tetapi juga penjaga nilai moral, etika, dan adat istiadat yang turut berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Bupati Kukar juga menyampaikan doa agar Ayahanda Sultan senantiasa diberikan umur panjang, kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam mengemban amanah sebagai Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kukar turut mengungkapkan bahwa Erau telah resmi ditetapkan sebagai bagian dari Kalender Event Nasional melalui Surat Keputusan Kementerian Pariwisata. Penetapan ini diharapkan semakin meningkatkan perhatian nasional terhadap pelestarian adat dan budaya Kutai Kartanegara.
“Dengan masuknya Erau dalam Kalender Event Nasional, kita berharap penyelenggaraannya ke depan semakin berkualitas dan benar-benar menjunjung tinggi adat istiadat Kutai Kartanegara secara bermartabat,” tutupnya. (*van)

















